news
LIGA CHAMPIONS
Kylian Mbappe Menilai Reuni dengan Edinson Cavani Tidak Penting: Tidak Spesial, Biasa Saja
19 October 2020 20:47 WIB
berita
Kylian Mbappe (kiri) dan Edinson Cavani ketika keduanya bersama di Paris Saint Germain -Topskor.id/asdiario
PARIS - Bertemu teman lama atau mantan rekan setim biasanya akan memberikan sisi emosional tersendiri. Apalagi, salah satu di antara mereka merupakan pemain yang memiliki karier panjang bersama klub tersebut.

Namun, kemungkinan tersebut tampaknya tidak berlaku bagi Kylian Mbappe yang akan bertemu kembali dengan Edinson Cavani dalam laga Liga Champions, besok. Bahkan, Mbappe menanggapi reuni tersebut dengan sikap dan pernyataan yang dingin.




Baca Juga :
- Virgil Van Dijk Sudah Mulai Rehabilitasi, Kelleher Berpeluang Besar Starter vs Wolves
- ’Neymar Bakal Desak PSG Datangkan Messi’, Rivaldo Tanggapi Rumor La Pulga ke Paris


Mbappe tidak merasakan sisi emosional dan istimewa terkait kemungkinan kehadiran kembali Cavani di Stadion Parc Des Princes yang begitu cepat setelah pemain asal Uruguay ini meninggalkan Les Parisiens. Kali ini, tentu saja Cavani datang sebagai lawan.

"Tidak, sama sekali tidak," kata Mbappe, menjawab pertanyaan apakah dia merasa aneh akan segera bertemu lagi dengan Cavani dan menghadapinya dalam pertandingan nanti.


Baca Juga :
- 5 Keunggulan PSG Bisa Mendatangkan Messi
- Komentar Neymar Memicu Spekulasi Reuni dengan Messi di PSG


"Sekarang dia bersama tim lain. Saya berharap yang terbaik, tapi dia tidak bersama kami lagi. Kami akan menghadapi dirinya dan mencoba mengalahkan mereka (Manchester United)," kata Mbappe.

Cavani bergabung ke Manchester United dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Paris Saint Germain tidak diperpanjang. PSG akan bertemu dengan MU, Selasa (20/10) atau Rabu dini hari WIB dalam laga pertama penyisihan grup Liga Champions 2020/21.

Dari jawaban tersebut, menurut pers Prancis dan Eropa lainnya, Mbappe dan PSG tampaknya telah begitu cepat melupakan Cavani. Padahal, bintang timnas Uruguay tersebut menjadi bagian penting dari sukses PSG mendominasi ajang domestik (sepak bola Prancis).

Kehadiran pemain muda seperti Mbappe dan Neymar yag membuat peran Cavani kemudian semakin lama semakin kecil. Karena itulah, dia pun pergi meninggalkan PSG. Namun, pemain 33 tahun ini belum ingin berhenti dan dia akna bertarung bersama MU saat menghadapi PSG.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat