news
LIGA INGGRIS
"Dia Orang Paling Sopan yang Saya Kenal." Guardiola Bela Aguero yang Dikecam Lantaran Merangkul Pundak Hakim Garis Wanita
18 October 2020 21:20 WIB
berita
Sergio Aguero merangkul pundak hakim garis wanita - TopSkor/Istimewa
MANCHESTER – Striker Manchester City, Sergio Aguero, menuai kecaman di media sosial lantaran merangkul pundak hakim garis wanita, Sian Massey-Ellis, dalam kemenangan 1-0 lawan Arsenal di Etihad Stadium, Sabtu (17/10).

Pemain asal Argentina itu sempat memprotes keputusan Massey-Ellis yang memberikan lemparan ke dalam buat The Gunners.




Baca Juga :
- "Anda Selalu Penuh Rasa Hormat, Adil, dan Jujur." Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Wenger, Oezil Serang Arteta
- Manajer Manchester City: Porto Copy Paste Taktik Jitu Leicester


Dia kemudian merangkul pundak sang hakim garis saat berjalan kembali ke tengah lapangan. Massey-Ellis sempat terlihat mendorong tubuh Aguero untuk menjauhkan pemain itu dari dirinya.

Pelatih City, Pep Guardiola, membela Aguero dengan menegaskan bahwa tindakan pemain itu sama sekali tidak agresif. “Ayolah teman-teman, Sergio adalah orang paling baik hati yang pernah saya temui dalam hidup saya. Lihatlah masalah lain dalam situasi yang lain, bukan dalam situasi seperti ini,” kata Guardiola kepada wartawan. 


Baca Juga :
- Mesut Oezil Disingkirkan dari Skuat Arsenal karena Masalah Pribadi Bukan Lantaran Performanya yang Buruk dalam Latihan
- Mesut Ozil Posting Pernyataan Emosional yang Mengecam Arsenal Setelah Dicoret dari Skuat


Terlepas dari pembelaan Guardiola, banyak pihak yang mengkritik tindakan Aguero termasuk mantan bek tengah City yang menjadi komentator di Sky Sport, Micah Richards.

“Dia tidak perlu melakukan itu. Kita harus menghormati wasit. Saya pikir hakim garis itu menangani situasi tersebut dengan sangat baik,” kata Richards. 

“Aguero akan menyadarinya. Saya pikir kita tidak perlu membesar-besarkan insiden itu, tapi dia memang tidak seharusnya menyentuh wasit. Itu terlihat tidak elok.”

Tindakan Aguero juga menuai kritik di media sosial termasuk dari sejumlah figure publik Inggris seperti penyiar televisi Piers Morgan. “Emm, apa yang sedang dilakukan Aguero? Dan kenapa dia tidak diganjar kartu merah karena ulahnya?” tulis Morgan.

Anggota parlemen Inggris, Dr Rosena Allin-Khan, juga menyoroti insiden tersebut. “Aguero pikir dia siapa? Sama sekali tidak bisa diterima,” tulisnya.

“Aguero mrangkul pundak Sian Massey, amat sangat buruk,” tulis jurnalis sepak bola Leanne Prescott.

“Dia pasti tidak akan melakukan itu jika hakim garisnya pria. Merendahkan dan sangat salah. Dia harus dijatuhi sanksi atas ulahnya itu.”

Terlepas dari tindakannya yang kontroversial, mantan wasit Liga Primer, Chris Foy, mengakui bahwa tidak ada dasar yang kuat bagi wasit untuk menghukum Aguero atas ulahnya itu.

“Kata kuncinya adalah ‘agresif’ dan ‘konfrontasional.’ Undang undang menyebutkan, ‘bukan hal yang tidak biasa bagi pemain untuk melakukan kontak fisik dengan wasit. Selama hal itu dilakukan dengan sopan dan tidak dengan cara agresif atau konfrontasional, tidak ada keharusan bagi wasit untuk mengambil tindakan.’”

Massey-Ellis adalah salah satu wasit wanita yang paling menonjol di Inggris dan telah sering ditugaskan dalam laga-laga Liga Primer sejak 2010. Perempuan 35 tahun ini juga mendapatkan gelar MBE dari Kerajaan Inggris pada 2017 atas jasa-jasanya buat sepak bola.

Sebelum insiden yang melibatkan Aguero, Massey-Ellis juga sempat menjadi sasaran olok-olok berbau seksis dari presenter televisi Andy Gray dan Richard Keys yang membuat keduanya didepak oleh Sky Sports pada 2011.

R
Penulis
Rijal Al Furqon