news
LIGA ITALIA
Zlatan Ibrahimovic Pemain Paling Tua yang Mencetak Gol dalam Derby: Scudetto? Kami Punya Peluang
18 October 2020 19:10 WIB
berita
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic (kedua dari kiri) saat merayakan gol dengan rekan setimnya dalam laga lawan Inter, Sabtu (17/10) -Topskor.id/istimewa
MILAN - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, telah menambah jumlah golnya dalam derby Milan (Derby della Madonnina), saat membawa timnya menang 2-1 atas FC Internazionale, Sabtu (17/10) lalu.

Dengan dua gol yang diciptakan bintang asal Swedia ini, pemain 39 tahun ini total telah mencetak sembilan gol sepanjang penampilannya dalam derby Milan.




Baca Juga :
- Conte Mengungkapkan Tidak Mudah Bekerja di Inter Milan
- Di Pusat Pelatihan Roma Ditemukan 20 Bom Perang Dunia II, 3 Masih Aktif


Jumlah tersebut menempatkannya di posisi keenam dalam daftar pencetak gol terbanyak Derby della Madonnina sepanjang masa.

Ibra berada di bawah Enrico Candiani yang total mencetak 10 gol dalam derby Milan. Atau hanya berjarak lima gol dari torehan Andriy Shevchenko yang total telah mencetak 14 gol dalam pertandingan ini.


Baca Juga :
- Susunan Pemain Sassuolo vs Inter, Berharap Terbang ke Posisi Kedua
- Bos Tottenham Mourinho Didukung Datangkan Sami Khedira karena Ronaldo dan Ibrahimovic


Shevchenko masih memegang rekor sebagai pemain yang mencetak gol terbanyak dalam derby Milan, 14 gol. Ibra tentu memiliki kesempatan untuk menyamai rekor gol Shevchenko.

Meski demikian, Ibra telah mencatatkan rekor sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah derby Milan. Ketika dia mencetak gol pertama pada laga kemarin, Ibra berusia 39 tahun, 13 hari.

Dia mematahkan pemegang rekor sebelumnya, pencetak gol tertua yang dipegang Nils Liedholm dalam usia 38 tahun, 5 bulan, 18 hari.

Terkait usia, Ibra memang selalu mengingatkan bahwa usianya saat ini tidak mengubah apapun terkait performanya. Ibra baru genap 39 tahun pada 3 Oktober lalu menegaskan dirinya masih memiliki semangat yang besar untuk berkompetisi.

"Saya justru merasa semakin komplet dalam usia saya saat ini. Saya menambah pengalaman. Ketika Anda masih muda Anda merasa terus berkembang. Anda memiliki momen ketika harus belajar, tapi sekarang saya komplet," kata Ibrahimovic, terkait performanya lawan Inter.

"Jika saya masih memiliki kondisi seperti usia 20-30 tahun, tidak akan ada yang bisa menghentikan saya, tapi saat ini Anda lihat mereka bahkan tidak bisa menghentikan saya," Ibra menambahkan.

Kini, perannya di Milan semakin jelas bahwa kehadirannya sangat menentukan sukses I Rossoneri. Dua gol yang diciptakan ke gawang Inter membuat I Rossoneri kini untuk sementara memimpin klasemen dengan poin sempurna, 12 poin, dari empat laga awal.

Ibrahimovic kini total telah mencetak empat gol di Seri A 2020/21. Dengan performanya saat ini dan hasil yang diraih Milan, publik sepak bola Italia pun mulai memperkirakan bahwa musim ini I Rossoneri asuhan Stefano Pioli, berada dalam trek scudetto.

"Meraih scudetto? Mengapa tidak. Jika Milan percaya bahwa musim ini bisa meraihnya, ya kami memang memiliki peluang untuk meraih scudetto. Kami bisa meraihnya," kata Ibrahimovic.

Meski demikian, untuk saat ini menurutnya adalah menghadapi setiap pertandingan seperti layaknya sebuah final. "Ketika saya tiba di sini, target Milan adalah kembali bermain di ajang Liga Champions," dia menegaskan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat