news
LIGA 1
Lanjutan Liga 1 2020 Tidak Kunjung Dapat Izin Polisi, Bek Senior Bali United Pasrah
16 October 2020 17:07 WIB
berita
Bek senior Bali United, Michael Orah -Topskor.id/Dok. Media Bali United
BALI -- Bek senior Bali United, Michael Orah, pasrah dengan kondisi lanjutan Liga 1 2020 yang belum juga mendapat izin kepolisian.

Keinginan klub peserta Liga 1 2020 melanjutkan kompetisi pada 1 November 2020 masih sulit terealisasi sebab tak kunjung dapat izin dari kepolisian.




Baca Juga :
- Timnas Wanita Indonesia Akan Gelar TC Jangka Panjang di Pati
- Pengalaman Melatih Klub Wanita Australia Menantang Rudy Eka untuk Cetak Sejarah bersama Timnas Wanita Indonesia


Hingga kini belum ada tanda-tanda Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal memberikan izin keramaian untuk lanjutan Liga 1 2020.

Mendapati hal itu, Michael Orah pasrah, mengakui tak bisa berbuat banyak. Ia hanya bisa berharap dan berdoa, sembari terus ikut latihan Bali United.


Baca Juga :
- Shin Tae-yong Memberikan Tingkatan Denda di Timnas U-19 Indonesia
- Klub Rugi Finansial, Persebaya Minta PSSI dan LIB Tegas Hentikan Kompetisi 2020


"Mengenai kelanjutan Liga 1, tentu ada pada keputusan para pimpinan baik Polri maupun dari penyelenggara kompetisi," katanya di laman resmi klub.

"Saya sebagai pemain hanya bisa berharap dan berdoa berserah kepada Tuhan agar dapat dilaksanakannya kembali kompetisi ini," ia menambahkan.

Adapun bek sayap berusia 35 tahun ini menilai penundaan kompetisi yang terus terjadi bakal mengganggu persiapan tim dan tentunya kondisi pemain.

Termasuk Serdadu Tridatu, julukan Bali United, yang telah latihan bersama sejak Agustus 2020, sebab rencana awal Liga 1 dilanjut 1 Oktober 2020.

"Jika terus mengalami penundaan dan mundurnya jadwal pelaksanaan, tentu akan sangat mengganggu persiapan tim," kata Michael Orah.

"Tim Bali United sudah sangat siap untuk bertanding. Kami juga sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik selama ini," ia memungkasi.

PSSI memang memiliki rencana untuk terus menunda lanjutan Liga 1 2020 di kondisi yang belum jelas karena tak kunjung mendapat izin Polri kini.

Jika rencana menggulirkan kompetisi pada 1 November 2020 tak bisa terealisasi, akan diubah menjadi 1 Desember 2020 atau 1 Januari 2021.*

T
Penulis
Taufani Rahmanda