news
LIGA INTERNASIONAL
Inilah 20 Pemain U-20 yang Mengguncang Dunia dan Mungkin Akan Tampil di Indonesia
15 October 2020 10:03 WIB
berita
Winger timnas Spanyol Ansu Fati baru berusia 17 tahun/ Foto Ansu Fati Twitter
KYLIAN Mbappe, Erling Haaland, Jadon Sancho, Vinicius Junior, dan Joao Felix adalah bintang-bintang muda yang telah menunjukkan kemampuannya dan menjadi terkenal. Semuanya berusia di bawah 20 tahun. Beberapa bintang muda ini dimungkinkan bakal meramaikan Piala Dunia U-20 2021di Indonesia

Berikut adalah 20 pemain di bawah usia 20 tahun paling menjanjikan di dunia dan semuanya membuat pengaruh bersama tim utama:




Baca Juga :
- Romelu Lukaku dan Cristiano Ronaldo Pasangan yang Cantik
- Thailand Terbuka: Kejutan Ganda Putra Muda Indonesia ke Semifinal


Alphonso Davies (19 tahun, Bayern Munich)

Dari kelahirannya di kamp pengungsi di Liberia hingga menjadi juara Eropa, kisah Davies layak dijadikan film. Sejak beralih dari pemain sayap ke bek kiri, pemain internasional Kanada ini telah membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik di dunia di posisinya.


Baca Juga :
- Tunggal Putri Indonesia Bergugurun Tak Tersisa
- Putri Jadi Korban, Tapi Pebulutangkis Indonesia Ini Tak Banding ke CAS


Musim lalu ia memainkan 43 pertandingan, membantu Bayern memenangkan semua yang ditawarkan, memecahkan rekor pemain tercepat Bundesliga, dan memenangkan rookie of the year dalam perjalanannya.

Sergino Dest (19, Barcelona)

Pemain internasional Amerika Serikat itu hanya bermain 39 pertandingan untuk Ajax setelah lulus dari akademi mereka sebelum bergabung dengan Barcelona musim panas ini. Ia sudah melakukan debut bersema Blaugrana sebelum jeda internasional. Dia adalah bek kanan yang taktis, memiliki naluri menyerang.

Rodrygo Goes (19, Real Madrid)

Seorang pemain sayap kreatif yang tajam, Rodrygo bermain 29 kali untuk Real Madrid musim lalu, sementara ia juga mendapatkan caps Brasil pertamanya. Sekarang di tahun keduanya di Eropa, masih harus dilihat peran apa yang akan dia miliki dalam skuad Zinedine Zidane musim ini, setelah tampil dalam dua dari empat pertandingan Real Madrid sejauh ini.

Takefusa Kubo (19, Villarreal, pinjaman dari Real Madrid)

Kubo menghabiskan waktu di La Masia sebagai pemain muda, Dia adalah bakat yang unik. Musim lalu, dengan status pinjaman di Real Mallorca, pemain internasional Jepang ini membuktikan bahwa dia memiliki kualitas untuk bermain di LaLiga dan, meskipun dia belum punya banyak menit bermain musim ini, dia pasti akan menunjukkan bakat itu untuk Yellow Submarine dan Real Madrid.

Kang-in Lee (19, Valencia)

Playmaker Korea Selatan itu menawarkan Javi Gracia sesuatu yang berbeda di skuad Valencia dan setelah eksodus musim panas mereka, dia seharusnya menjadi pemain kunci musim ini. Ini akan menjadi dorongan besar bagi Valencia jika Kang-in dapat menunjukkan kualitas yang membuatnya mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Turnamen di Piala Dunia U-20 2019 di Polandia.

Mason Greenwood (19, Manchester United)

Mematikan di depan gawang, 19 golnya musim lalu membantu Manchester United kembali ke Liga Champions. Lulusan akademi Old Trafford ini melakukan debutnya di Inggris pada September tetapi dipulangkan setelah melanggar aturan karantina. Ini menunjukkan bahwa dia masih harus banyak belajar.

Eric Garcia (19, Manchester City)

Mantan pemain La Masia itu membuat 20 penampilan untuk tim Pep Guardiola musim lalu dan sudah dua kali dipanggil ke skuat timnas Spanyol asuhan Luis Enrique. Menonjol bukan karena atribut fisiknya tetapi kecerdasan dan kemampuan bermain bola, dia adalah masa depan pertahanan Spanyol.

Bukayo Saka (19, Arsenal)

Produk akademi Arsenal, Saka telah berkembang dengan baik di bawah asuhan manajer Mikel Arteta, yang telah menempatkannya di sejumlah posisi. Memiliki kecepatan yang luar biasa dan kemampuan untuk membuat perbedaan, dia baru-baru ini melakukan debut penuhnya di Inggris.

Benoit Badiashile (19, Monako)

Prospek bek tengah top lainnya dari Prancis, ia telah dikaitkan dengan klub-klub seperti Real Madrid dan Valencia tetapi sangat diperlukan oleh bos Monaco Niko Kovac. Dia telah mencetak dua gol musim ini dan menunjukkan keberanian dan kepemimpinan melebihi usianya.

Reinier Jesus (18, Borussia Dortmund, pinjaman dari Real Madrid)

Gelandang serang yang tidak banyak bermain untuk tim utama Flamengo, tetapi dia masih melakukan cukup banyak hal untuk memenangkan Brasileirao dan Copa Libertadores sambil menarik perhatian di Eropa. Real Madrid membayar hampir 30 juta euro untuknya dan setelah setengah musim di Castilla, dia akan menghabiskan dua tahun ke depan di Borussia Dortmund, tempat yang ideal untuk melanjutkan perkembangannya.

Ryan Gravenberch (18, Ajax)

Seorang gelandang tengah dengan fisik yang bagus, ia menjadi pemain termuda Ajax ketika ia melakukan debutnya hanya dalam usia 16 tahun dan 130 hari pada September 2018. Sekarang, setelah kepergian Donny van de Beek, ia telah membuktikan dirinya sebagai pemain reguler untuk Erik ten Hag, dan di musim panas dia memperpanjang kontrak bersama Ajax hingga 2023.

Mohammed Ihatteren (18, PSV)

Seorang pemain kreatif yang menikmati berlari dengan bola, Ihattaren datang dari posisi yang luas atau melebar hingga efek yang menghancurkan, mencetak sembilan gol dan sembilan assist musim lalu untuk PSV.

Gabriel Veron (18, Palmeiras)

Penyerang berbakat ini adalah salah satu prospek yang paling dicari di Brasil. Tahun lalu dia membantu Brasil memenangkan Piala Dunia U-17 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.

Fabio Silva (18, Wolverhampton Wanderers)

Debut dan pencetak gol termuda Porto, striker Portugal itu juga merupakan rekrutan termahal Wolves setelah bergabung musim panas ini seharga 40 juta euro. Sebuah bayaran yang mengesankan setelah mencatatkan tiga gol dan dua assist untuk timnya.

Giovanni Reyna (18, Borussia Dortmund)

Putra legenda Amerika Serikat Claudio Reyna, Giovanni sudah bersinar musim ini dengan dua gol dan empat assist dalam lima laga awal. Christian Pulisic mungkin telah pergi tahun lalu, tetapi Signal Iduna Park masih memiliki Captain America.

Rayan Cherki (17, Lyon)

Prospek teratas lainnya dari akademi terkenal Lyon, Cherki mengumumkan dirinya di Coupe de France musim lalu. Meskipun masih muda, sang playmaker sudah dihormati.

Pedri (17, Barcelona)

“Pesulap” kelahiran Pulau Canary ini telah melampaui LaLiga dan sudah mendapatkan menit bermain di tim utama Ronald Koeman di LaLiga. Di atas lapangan, sang gelandang menunjukkan kualitasnya, bermain dengan mudah, dan dianggap sebagai bagian penting dari masa depan timnas Spanyol.

Jude Bellingham (17, Borussia Dortmund)

Meskipun masih muda, mantan timnya Birmingham City telah memensiunkan nomor bajunya. Setelah menjadi debutan dan pencetak gol termuda klub, ia bergabung dengan Dortmund seharga 23 juta euro dan telah memainkan lima pertandingan dan mencetak satu gol.

Eduardo Camavinga (17, Rennes)

Seorang gelandang dengan semua atribut untuk mendominasi permainan sepakbola modern: fisik, kecerdasan, kreativitas, dan banyak lagi. Pada bulan September lalu, ia menjadi pemain termuda Prancis sejak 1945 dan baru-baru ini juga menjadi pencetak gol termuda mereka selama lebih dari satu abad. Semua klub top Eropa akan mengintai Camavinga.

Ansu Fati (17, Barcelona)

Lulusan La Masia ini sedang menggemparkan dunia sepak bola, menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Champions, Barcelona, dan tim nasional Spanyol. Luis Enrique telah meminta ketenangan "untuk memungkinkan dia tumbuh sebagai pribadi dan pemain", tetapi ekspektasi sudah melewati batas dan tak bisa ditahan.

 

R
Penulis
Rizki Haerullah