news
BULUTANGKIS
Bupati Sragen Intip Latihan Ganda Putra Kevin Sanjaya-Marcus Gideon
15 October 2020 09:57 WIB
berita
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon/foto-TopSkor-Jessica Margaretha
SRAGEN -- Kecintaannya terhadap bulutangkis tak diragukan. Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuktikan. Meski sibuk masih sempat menyambangi para atlet berlatih.

Hal itu tentu membuat para atlet terkejut. Ujuk-ujuk Kusdinar Untung Yuni Sukowati muncul di Gelanggang Olahraga Bulutangkis milik pengusaha beras Billy Haryanto di daerah perbatasan Karanganyar-Sragen Jawa Tengah, Rabu, 14 Oktober 2020. 




Baca Juga :
- Komentar Ganda Putri Indonesia Greysia/Apriyani Usai Pecahkan Rekor Juara Super 1000
- Greysia Polii Pemain Pertama yang 4 Kali Juara Thailand Terbuka, Apriyani Tidak Bisa Berkata-kata


Terlihat atlet nasional seperti ganda putra terbaik dunia Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Hendra Setiawan, pelatih Herry Iman Pierngadi, dan lain-lain. 

Selain mereka, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta ganda perempuan juga berlatih di GOR milik Billy Haryanto itu. Di GOR yang memiliki lapangan standar internasional itu, para atlet berlatih selama 2 minggu. 


Baca Juga :
- Final Thailand Terbuka: Greysia/Apriyani Akhirnya Persembahkan Gelar Juara untuk Indonesia
- Final Thailand Terbuka: Gagal Juara, Praveen/Melati Bawa Pulang Hadiah Rp 490 Juta


Menuru Yuni, badminton merupakan olahraga favorit masyarakat Sragen. Karenanya, ia sangat mendukung olahraga itu berkembang di Sragen dengan menggelar kejuaraan setiap tahunnya. 

Yuni berharap, keadaan pandemi corona tak membuat para atlet malas berlatih. Karenanya, ia mendukung adanya turnamen di tingkat lokal di masa pandemi ini. 

"Tentunya dengan protokol kesehatan, tanpa penonton, jaga jarak, dan lainnya," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu. 

Adapun Billy Haryanto turut mendukung diadakannya turnamen lokal. "Saya kira penting. Selain menjaga kebugaran tubuh atlet, juga sebagai pemanasan saja sebelum turnamen internasional digelar," kata pengusaha yang juga hobi badminton tersebut. 

Seperti diketahui, semenjak pagelaran All England Maret lalu, tak ada lagi turnamen bulutangkis baik nasional maupun internasional yang digelar karena efek virus Covid-19. Praktis, sudah enam bulan para atlet bulutangkis 'menganggur' di masa pandemi. 

Federasi bulutangkis dunia (BWF) kemudian menggelar turnamen Denmark Open 2020 setelah vakum semasa pandemi pada 13-18 Oktober 2020. Meski demikian, para pebulutangkis top dunia asal Cina, Indonesia, dan Jepang tak ikut dalam turnamen berhadiah 750 ribu dolar Amerika Serikat itu. Termasuk pasangan terbaik Indonesia Kevin/Marcus.*

news
Penulis
Suryansyah