news
LIGA SPANYOL
Asensio Telah Kembali sebagai Pemain “Baru” Real Madrid 
15 October 2020 08:56 WIB
berita
Marco Asensio dalam latihan/ Foto Marco Asensio
CEDERA membuat Marco Asensio menderita. Dia bahkan meragukan apakah dirinya bisa bermain sepak bola lagi setelah absen karena cedera.

Pemain asal Spanyol itu cedera dalam pertandingan persahabatan pramusim 2019 saat Real Madrid melawan Arsenal. Cedera itu membuatnya absen dari sebagian besar musim 2019/20.




Baca Juga :
- El Clasico Barcelona vs Real Madrid: Koeman vs Zidane, Messi vs Ramos, Griezmann vs Benzema
- Sergio Ramos Pulih, Zidane Tekankan Madrid Taklukkan Barcelona


"Dalam masa pemulihan, awalnya saya sangat menderita," kata Asensio.

"Saya sangat kesakitan. Cedera telah mengubah saya. Setiap hari adalah perjuangan melawan diri sendiri, berusaha untuk meningkatkan diri. Setiap hari adalah tujuan yang berbeda karena jika tidak itu adalah langkah mundur dalam pemulihan. Ada banyak hari di mana saya berkata 'Tapi bagaimana saya akan bermain sepak bola lagi?’”


Baca Juga :
- Dinilai Bapuk, Griezmann Belum Tentu Main di El Clasico
- Jelang El Clasico, Kedua Tim Sama-sama Sedang Terluka


Cedera traumatis terjadi lebih dari setahun yang lalu dan Asensio telah kembali sebagai pemain “baru” dan lebih kuat.

Dia sekarang memiliki lebih banyak tekad dan lebih banyak motivasi untuk menang daripada sebelumnya.

Asensio adalah pemain yang memiliki kemampuan teknis yang unik, tetapi sekarang nutrisi yang lebih baik dan penggunaan pelatih pribadi telah membawanya ke level baru.

Hasilnya sudah terlihat dan, meskipun menit bermainnya dibatasi sejak kembalinya, Real Madrid melihat adanya perubahan.

Dia sangat ingin membuktikan dirinya kepada Zinedine Zidane dan menjadi pemain kunci untuk klub. Dia ingin menjadi salah satu yang utuh.

Perubahan psikologisnya sangat besar. Dia sekarang menghargai profesinya lebih dari sebelumnya, setelah melalui penderitaan fisik dan mental.

"Saya menggunakan kursi roda," Asensio menambahkan."Aku tidak bisa hidup normal ... mereka harus menemaniku melakukan segalanya."

“Saya tidur selama satu jam, setengah jam, karena saya tidak bisa berhenti memikirkan lutut saya."

“Ini adalah pengalaman yang menguatkan saya dalam segala hal."

Banyak harapan telah diletakkan di pundak Asensio , dari klub, Zidane, dan para fan. Pria asal Mallorca itu selalu diunggulkan sebagai bintang dan sekarang dia siap mengambil tanggung jawab itu. Dia ingin meninggalkan jejaknya dan menjadi pembuat perbedaan untuk Real Madrid .

R
Penulis
Rizki Haerullah