news
LIGA INTERNASIONAL
"Kiper Ini Sudah Habis." Bukan Hanya di MU, di Timnas Spanyol pun David De Gea Blunder dan Di-bully Warganet
14 October 2020 17:25 WIB
berita
David De Gea kebobolan lawan Ukraina - TopSkor/Istimewa
KIEV – Kiper David De Gea lagi-lagi menuai kecaman di media sosial lantaran kembali melakukan blunder. Kali ini blunder tersebut dilakukannya bersama tim nasional Spanyol, bukan Manchester United.

Kiper 29 tahun itu dinilai bersalah atas satu-satunya gol kemenangan Ukraina atas La Furia Roja dalam laga Liga Negara-negara Eropa (LNE) 2020/21 di Olimpiyskiy National Sports Complex, Selasa (13/10).




Baca Juga :
- PSG Tumbangkan MU di Old Trafford, Persaingan Lolos ke Fase 16 Besar Kian Ketat
- PSG Siap Menjawab Setiap Pertanyaan Manchester United


Gol tersebut berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan Andriy Yarmolenko yang disambut oleh Viktor Tsygankov untuk kemudian diteruskan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti ke gawang Spanyol.

De Gea dipersalahkan atas terciptanya gol tersebut karena dia berdiri terlalu jauh di depan meninggalkan gawangnya tidak terkawal.


Baca Juga :
- Anthony Martial Hanya 11 Menit di Tempat Latihan Manchester United karena Sakit
- Cavani Telah Minta Maaf Tapi Tetap Menghadapi Larangan Tiga Pertandingan Gegara Komentar Negrito


Seorang warganet bernama Olly Lovel menulis pengambilan posisi pemain Spanyol itu sebagai “tindakan kriminal” sementara Scott Rodgers mempertanyakan kenapa “dia berdiri terlalu jauh ke depan.”

Seorang pengguna Twitter bernama “Colm” menulis: “Ketika menghadapi sebuah umpan terobosan dia harus berkomitmen untuk menyambut bola itu sepenuhnya atau tetap berada di garis gawang, dia tidak melakukan keduanya.

“Adalah tugas seorang kiper untuk menutupi barisan pertahanan yang buruk.”

Ada juga warganet yang mengolok-olok De Gea dengan menyebut kiper itu ingin berperan sebagai sweeper keeper.

Sementara itu, Eddie Glyn menulis “Hendo bakal menjilat bibirnya,” yang mengisyaratkan kiper nomor 2 MU, Dean Henderson, bakal menggeser De Gea sebagai starter di bawah mistar Setan Merah.

“Apa yang dia lakukan?”, “Dia seharusnya pensiun,” dan “Kiper yang sudah tamat” adalah komentar-komentar berikutnya yang dilontarkan kepada De Gea.

Persiapan De Gea menghadapi laga internasional bersama timnas Spanyol memang tidak menjanjikan. Pasalnya, dalam laga terakhirnya bersama MU dia kebobolan enam gol lawan Tottenham Hotspur.

Tapi, sebagian besar gol yang membobol gawang Setan Merah saat itu boleh dibilang disebabkan permainan buruk para pemain bertahan, bukan kesalahan kiper.

Meski begitu, pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, memperingatkan para reporter agar tidak terus-terusan menyalahkan De Gea.

“Kita selalu bisa melakukan lebih baik, tapi menyalahkan De Gea sekarang sudah menjadi kebiasaan buruk,” kata Enrique dalam konferensi pers seusai pertandingan.

“Jika David disalahkan karena pertandingan seperti ini, hentikan (konferensi pers ini) dan kami akan pergi.

“Jika kita terus melakukan tekanan, kita tahu akan ada masa transisi. Jika lawan bertahan dengan baik dan skor tetap 0-0, mereka akan makin percaya diri dan dalam hanya satu aksi mereka bisa memukul kita. Kita harus mengucapkan selamat kepada mereka.”

R
Penulis
Rijal Al Furqon