news
UMUM
"Dia Manusia Sampah!" Khabib Tolak Bertarung kembali lawan McGregor meski Dibayar Rp 73 Triliun
14 October 2020 13:33 WIB
berita
Khabib Nurmagomedov lawan Conor McGregor - TopSkor/Istimewa
KHABIB Nurmagomedov menolak untuk tampil dalam program The Ultimate Fighter melawan Conor McGregor meski dibayar 5 miliar dolar Amerika Serikat (Rp73,6 triliun).

Juara kelas ringan UFC asal Rusia ini ditawari untuk berperan sebagai pelatih dalam reality show seni bela diri campuran (MMA) di televisi tersebut dengan McGregor sebagai pelatih di kubu lawan.




Baca Juga :
- Justin Gaethje Buang Sabuk Interim Miliknya Saat Sesi Foto bersama Khabib Nurmagomedov Jelang Duel di Fight Island
- Dia Tidak Terkendali: Mantan Istri Mike Perry, Danielle Nickerson Ungkap Dugaan Pelecehan


Program televisi yang melibatkan 16 petarung yang akan bersaing untuk mendapatkan kontrak dari UFC ini akan ditayangkan kembali tahun depan setelah sempat dihentikan sementara pada 2018.

Tapi, Khabib yang nilai bayarannya ditaksir mencapai 23 juta (Rp338 miliar) tidak sudi untuk melakukan apapun yang bisa mengangkat kembali reputasi McGregor sekalipun ditawari bayaran yang fantastis.


Baca Juga :
- Target Khabib 13-0, Tertinggal dari Legenda Jon Jones dan Anderson Silva
- Khabib dan Justin Gaethje Tiba di Fight Island dengan Masker seperti Penjahat Super Tom Hardy


Khabib yang akan bertarung melawan Justin Gaethje pada ajang UFC 254 akhir pekan depan, menjelaskan alasan penolakannya itu kepada ESPN: “Tampil dalam program ‘The Ultimate Fighter’ bersama dia bakal menjadi ajang promosi yang bagus buat dia.

“Saya tidak mau memberikan kesempatan itu kepada dia. Saya tidak akan pernah mau melakukannya.

“Meskipun mereka memberi saya 5 miliar dolar AS, meskipun mereka memberi saya UFC, saya tidak akan pernah mau melakukannya. Ini akan jadi promosi yang bagus buat dia.

“Itu sudah selesai. Segalanya sudah selesai pada 6 Oktober 2018 (saat Nurmagomedov mengalahkan McGregor lewat submission di UFC 229). Saya telah menghabisi dia. Saya telah menghabisi segala sesuatu tentang dia.”

Ironisnya, jika Khabib sukses mempertahankan gelarnya melawan Gaethje, maka ada kemungkingan dia kembali bertarung melawan McGregor.

Mantan juara kelas berat UFC yang kini jadi pengamat, Daniel Cormier, mengungkapkan bahwa jika McGregor mengalahkan Dustin Poirier tahun ini, dia bakal jadi penantang nomor 1 di kelas ringan.

Tapi, Khabib langsung menutup pintu bagi kemungkinan bertarung kembali lawan pria asal Irlandia itu dalam waktu dekat ini.

“Saya pernah menghadapi Dustin Poirier (pada 2019) dan sekarang Justin Gaethje,” kata Khabib.

“Kami akan lihat siapa yang akan muncul berikutnya, tapi saya pikir bukan Conor McGregor.”

Penolakan Khabib untuk tampil dalam program “The Ultimate Fighter” juga diungkapkan oleh agennya, Ali Abdelaziz.

“Dana White (Presiden UFC) menelepon saya dan dia bilang ‘Ali, bagaimana pendapat kamu soal Khabib dan Conor tampil di The Ultimate Fighter di ESPN?’” kata Abdelaziz.

“Dan, saya ‘bung, saya tidak tahu. Saya akan memikirkan itu’ dan dia bilang ‘tentu saja, begitu juga jika menang lawan Justin, bukan?’

“Saya lalu menyampaikan itu kepada Khabib dan dia bilang ‘orang ini (Conor) adalah manusia sampah, dia seperti sampah.’

“Dia bilang, ‘jika kita memegang kotoran, kita akan bau kotoran.’ Dia bilang ‘(McGregor) tidak layak bertarung melawan saya. Dia belum pantas bertarung melawan saya.’”

R
Penulis
Rijal Al Furqon