news
BULUTANGKIS
Munas PP PBSI Digelar November 2020, Agenda Utama Pemilihan Ketua Umum Periode 2020-2024
13 October 2020 22:35 WIB
berita
JAKARTA – Musyawarah Nasional (Munas) PP PBSI periode 2020-2024 yang sebelumnya terancam mundur akibat pandemi Covid-19, akhirnya memperoleh kepastian.

Rencananya, Munas PP PBSI bakal dilangsungkan pada 5-6 November 2020 mendatang. Pengurus Provinsi PBSI Banten akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas PBSI.




Baca Juga :
- Sang Legenda Ungkap Situasi Internal Bulu Tangkis Inggris Saat Ini
- An Se-young Bakal Jadi Sorotan di Olimpiade Tokyo


Salah satu agenda penting dalam Munas PBSI adalah memilih ketua umum baru eriode 2020-2024.

Sebab, Oktober ini adalah bulan terakhir masa kepengurusan Ketua Umum Wiranto yang telah menjabat sejak 2016 lalu.


Baca Juga :
- Lee Cong Wei Perlihatkan Kostum Baru untuk Olimpiade Tokyo
- Wow! Usai Tinggalkan Dunia Bulu Tangkis, Ini Profesi yang Ingin Digeluti Lin Dan


Sejauh ini, PBSI telah melakukan persiapan tahap awal seperti menyusun kepanitiaan. Baik kepanitiaan steering comittee (SC), organizing comittee (OC) maupun Tim Penjaringan.

Tim Penjaringan merupakan tim khusus yang ditugaskan untuk proses seleksi bakal calon Ketua Umum PP PBSI periode 2020-2024.

Bukan cuma memilih calon Ketua Umum, Munas PBSI juga berisi agenda penyempurnaan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Draft dan konsep-konsep penyempurnaan AD/ART juga sudah rampung disusun tim Kelompok Kerja (Pokja) penyempurnaan AD/ART dan telah siap untuk dibawa ke forum Munas November mendatang.

“PP PBSI telah melakukan sejumlah persiapan awal menuju Munas dengan membentuk kepanitiaan dan tim Penjaringan,” ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI, Achmad Budiharto dalam siaran pers PP PBSI, Selasa (13/10/2020).

“Kami juga telah menyiapkan draf penyempurnaan AD/ART yang akan dibahas di Munas,” Budiharto menambahkan.

Perubahan AD/ART dilakukan untuk menyempurnakan konsitusi tertinggi di PBSI ini. Misalnya aturan-aturan yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman, dapat diperbaharui atau ditambahkan.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Munas PBSI 2020-2024, Edi Sukarno, mengatakan timnya telah melakukan tahapan-tahapan proses penjaringan.

Di antaranya sosialisasi kepada pengurus provinsi sebagai pemilik suara dalam pemilihan ketua umum.

“Kami telah mengirim surat edaran ke seluruh pengprov untuk memberitahu bahwa mereka punya hak suara,” ujar Edi Sukarno.

“Bagian sosialiasi selanjutnya adalah kepada masyarakat melalui media. Masyarakat yang berminat silahkan mencalonkan diri, tetapi berminat saja tidak cukup, harus ada dukungan dari pengprov,” ia menambahkan.

Setelah sosialisasi, tahap selanjutnya bakal calon ketua umum dapat mengambil formulir pendaftaran.

Usai pengembalian formulir dan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan, tim Penjaringan akan melakukan proses verifikasi persyaratan.

Hingga akhirnya, bisa mengumumkan siapa calon ketua umum yang akan bersaing di Munas PP PBSI mendatang.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id