news
LIGA ITALIA
Simone Inzaghi: Kompetisi Tidak Boleh Berhenti karena Corona
11 October 2020 15:40 WIB
berita
Pealtih Lazio, Simone Inzaghi -Topskor.id/istimewa
ROMA - Pelatih Lazio, Filippo Inzaghi, menegaskan bahwa Seri A 2020/21 yang baru berjalan ini tidak boleh dihentikan untuk kali kedua karena wabah virus corona.

Seperti diketahui, musim lalu Seri A sempat dihentikan dan kembali lagi bergulir dan berhasil mengakhiri musim 2019/20.




Baca Juga :
- Mario Mandzukic Belum Punya Klub, Tunggu Tawaran tapi Tutup Pintu untuk Juventus
- Ciro Immobile: Jika Saya Tidak Bermain, Saya seperti Anak Kecil yang Tanpa Mainan


Kini, wabah virus yang mulai kembali mengancam dikhawatirkan akan memberikan efek yang sama dan memberikan persoalan kepada jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami tahu bahwa Covid-19 akan kembali menjadi persoalan. Tapi, saya kira, kami sudah siap dan memiliki cara bagaimana menghadapi situasi atau persoalan tersebut," kata Inzaghi, hari ini.


Baca Juga :
- Kiper Lazio, Pepe Reina, Melewati Rekor Laga Xavi Hernandez di Kompetisi Eropa
- Antonio Conte yang Membuat Nicolo Barella Paham Peran sebagai Mezzala


Musim ini, Seri A 2020/21 telah bergulir sementara kasus virus corona juga perlahan mulai mengancam sepak bola. Bukan hanya Italia melainkan juga di belahan dunia lainnya.

"Kami harus melanjutkan kompetisi dan menyadari bahwa kami memang harus hidup dengan situasi seperti ini. Selama belum ada obatnya, kami tetap harus melanjutkan kompetisi," kata Inzaghi, menegaskan.

Menurutnya, dengan situasi yang telah terjadi, semua klub telah belajar dan berkompromi dengan kondisi dan tantangan yang terjadi. "Jadi, kompetisi tidak dapat dihentikan lagi," kata Inzaghi.

Musim ini, Lazio telah tampil dalam tiga pertandingan Seri A dengan hasil satu kemenangan, sekali imbang, dan satu kali kekalahan.

Mereka juga akan tampil di ajang Liga Champions. Lazio berada di Grup F bersama Borussia Dortmund, Zenit Saint Petersburg, dan Club Brugge.

Musim lalu, Inzaghi memang berhasil membawa timnya meraih tiket Liga Champions dengan berada di posisi keempat klasemen akhir. Mereka pun sempat menjadi pesaing bagi Juventus meski kemudian harus mengakhiri kompetisi di posisi tersebut.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat