news
LIGA ITALIA
Gasperini Pernah Dipecat karena Pola Tiga Bek, Kini Filosofi Tersebut justru Dikuti Inter, Juventus, dan Lazio
10 October 2020 17:14 WIB
berita
Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini -Topskor.id/asdiario
BERGAMO - Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini melihat bahwa sejumlah klub Seri A saat ini justru bermain seperti timnya yaitu menggunakan pola tiga bek.

Padahal, dia ingat bahwa dirinya yang pernah memperkenalkan atau menggunakan skema tiga bek saat melatih FC Internazionale pada 2011 silam. Tapi, ketika itu cara atau pola yang dia terapkan di Inter dinilai menyesatkan.




Baca Juga :
- Conte Mengungkapkan Tidak Mudah Bekerja di Inter Milan
- Di Pusat Pelatihan Roma Ditemukan 20 Bom Perang Dunia II, 3 Masih Aktif


"Saya sudah sangat dekat untuk melatih Atalanta pada 2011, tapi tahun itu saya memilih untuk melatih Inter. Di sana saya menggunakan pola tiga bek yang kemudian dinilai menyesatkan," kata Gasperini.

"Namun, sekarang Inter, AS Roma, Juventus, dan Lazio, semua menggunakan pola tiga bek. Saya yakin bahwa pola tersebut sangat cocok untuk membangun serangan dari pertahanan dan itu membuktikan saya benar," kata Gasperini lagi.


Baca Juga :
- Mario Mandzukic Belum Punya Klub, Tunggu Tawaran tapi Tutup Pintu untuk Juventus
- Manchester United Kembali Kontak Agen Hakan Calhanoglu, Lihat Peluang Bawa Gelandang AC Milan Ini ke Old Trafford


Sebelum sukses dengan Atalanta dalam dua musim terakhir ini, Gasperini memang pernah memiliki pengalaman yang sangat pahit ketika melatih Inter pada 2011 itu. Ketika itu, usia Gasperini bahkan tidak sampai seumur jagung.

Hanya lima pertandingan, Gasperini membawa Inter hanya sekali imbang dengan mengalami empat kekalahan. Setelah itu, Gasperini dipecat.

Salah satunya, karena filosofi atau caranya membawa Inter bermain dengan menggunakan tiga bek dinilai tidak tepat bahkan menyesatkan.

Kini, pola tiga bek justru seperti jamur di musim hujan karena sejumlah klub khususnya di Italia menggunakan pola ini. Terakhir adalah Juventus di bawah asuhan Andrea Pirlo.

Sedangkan pelatih Inter, Antonio Conte, sebenarnya sudah menggunakan pola ini ketika masih melatih Chelsea dan dibawahnya hingga kini.

Meski demikian, Gasperini tampaknya hanya ingin mengingatkan kembali bahwa sebenarnya, dia salah satu pencetus pola tiga bek, dulu di Inter meski saat itu idenya benar-benar ditolak.

"Saya berterima kasih kepada pemain saya saat ini yang terus mencoba bermain dengan cara sepak bola saya. Sudah begitu lama, orang mengatakan bahwa kami seperti tim yang hanya berlari, tapi jelas sekali bahwa kami memiliki teknik yang sangat hebat, jika tidak, kami tentu tidak mungkin mencetak 98 gol," kata Gasperini.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat