news
LIGA SPANYOL
Thibaut Courtois Penyelamat Real Madrid, Dia Lebih Hebat daripada Jan Oblak bahkan Manuel Neuer
07 October 2020 14:25 WIB
berita
Thibaut Courtois (tengah) dapat bersaing dengan kiper hebat lainya seperti Manuel Neuer, Andre Ter Stegen, Jan Oblak, dan Ederson (arah jarum jam) -Topskor.id/istimewa
MADRID - Real Madrid berada di puncak klasemen sementara La Liga 2020/21. Tim asuhan Zinedine Zidane ini memang masih menghadapi isu persoalan minimnya gol dari barisan lini depannya.

Untuk sementara, ketika kompetisi jeda karena jadwal timnas, persoalan tersebut masih bisa diatasi oleh kuatnya pertahanan Los Merengues. Dari empat laga La Liga, ada tiga pertandingan ketika mereka berhasil clean sheet.




Baca Juga :
- Dua Pemain Timnas U-19 Dipulangkan, Bagaimana Program Shin Tae-yong Kedepan?
- Moto 2: Pembalap Indonesia Andi Gilang Percaya Diri karena Pernah Tampil di Sirkuit Portimao


Tiga laga tersebut adalah saat imbang tanpa gol lawan Real Sociedad pada pekan pertama, lalu memang 1-0 atas Real Valladolid di pekan ketiga, dan terakhir menang 2-0 atas Levante di pekan keempat.

Satu-satunya pertandingan ketika mereka kemasukan gol terjadi pada pekan kedua saat menang 3-2 atas Real Betis. Total, dalam empat laga La Liga sejauh ini, Madrid hanya kemasukan dua gol.


Baca Juga :
- John Barnes Peringakan Liverpool Tidak Gegabah Beli Bek Tengah​​​​​​​
- Luis Enrique Kagum dengan Pencapaian Sergio Ramos yang Menyamai Rekor Gianluigi Buffon: Dia Pemain yang Unik


Performa kiper Thibaut Courtois di bawah mistar menjadi kunci sukses Madrid mencatatkan performa tersebut. Termasuk performa penjaga gawang asal Belgia ini ketika menghadapi Valladolid.

Performa Courtois yang cemerlang dapat dilihat sejak Juni lalu, ketika kompetisi kembali digulirkan setelah dihentikan karena pandemi virus corona.

Dalam fase tersebut, total dalam 14 pertandingan hingga saat ini, tidak ada kiper yang kemasukan lebih sedikit dibandingkan dengan kiper Madrid ini.

Ya, dalam 13 laga liga yang dimainkan Courtois (10 laga musim lalu dan 4 laga musim ini), ada sembilan pertandingan di antaranya berakhir dengan clean sheet atau tanpa kemasukan.

Deretan pertandingan itu adalah lawan Valencia, Mallorca, Espanyol, Getafe, Ahtletic Bilbao, Alaves, Sociedad, Valladolid, dan Levante. Total, Courtois hanya kemasukan enam gol.

Dengan data tersebut, menempatkannya memimpin sedikit di atas kiper Atletico Madrid, Jan Oblak. Dalam perbandingan dengan Oblak dengan jumlah laga yang sama, Oblak menciptakan delapan clean sheet dan kemasukan tujuh gol.

Oblak dan Courtois memang bersaing dalam aspek kemasukan gol. Musim lalu, Oblak gagal mempertahankan trofi Zamora (gelar untuk kiper terbaik) setelah kalah dari Courtois.

Sebelumnya, kiper asal Slovenia ini mampu meraih predikat tersebut dalam empat musim beruntun.

Courtois mampu mengakhiri hegemoni Oblak dalam persaingan kiper terbaik di La Liga. Courtois juga memiliki rapor yang lebih baik jika dibandingkan dengan kiper Barcelona, Marc Andre Ter Stegen.

Penjaga gawang asal Jerman tersebut sempat absen karena cedera namun mampu tampil dalam 10 pertandingan setelah kompetisi kembali digulirkan.

Total, Ter Stegen menciptakan enam clean sheet dalam fase tersebut dengan kemasukan tujuh gol.

Jika dibandingkan dengan kiper di luar La Liga, Courtois juga rata-rata unggul dibandingkan dengan mereka. Dengan kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer contohnya.

Total, Neuer tampil dalam 10 pertandingan setelah kompetisi Bundesliga kembali digulirkan. Dari sejumlah pertandingan tersebut, Neuer kemasukan 12 gol dan menciptakan enam clean sheet.

Kiper hebat lainnya di Eropa adalah Ederson. Penjaga gawang Manchester City ini total bermain dalam 13 laga Liga PRimer sejak Juni lalu, kemasukan 11 gol dan tujuh kali chean sheet. Lagi, Courtois unggul atas Ederson.

Dengan demikian, Courtois adalah kiper dengan rapor terbaik sejak sepak bola kembali bergulir pada Juni lalu hingga kini.

Musim ini, Zidane kembali mengandalkannya dan Coutois menjawab tantangan tersebut dengan baik dalam membantu timnya mempertahankan keunggulan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat