news
UMUM
Burger King Gunakan Kemenangan Rafael Nadal di Prancis Terbuka untuk Meledek Rival Bisnisnya, McDonald's
01 October 2020 12:57 WIB
berita
Rafael Nadal - TopSkor/Istimewa
PARIS – Juara bertahan Prancis Terbuka, Rafael Nadal, memastikan lolos ke putaran kedua  tanpa menemui kesulitan berarti. Petenis asal Spanyol ini mengalahkan petenis Amerika Serikat, McKenzie McDonald, dalam tiga set langsung (6-1, 6-0, 6-3) dalam waktu hanya 1 jam dan 42 menit di Roland Garros, Rabu (30/9).

Kemenangan Nadal dimanfaatkan oleh restoran cepat saji AS Burger King untuk mengolok-olok rival terbesar mereka, McDonald’s, dengan merujuk kepada nama belakang lawan yang dikalahkan petenis nomor 2 dunia tersebut.




Baca Juga :
- 'Itu Tidak Benar': Nadal Minta Maaf setelah Peretas Memeras Penggemarnya
- Rafael Nadal Jelaskan Kenapa Dia Mendukung Real Madrid meski Pamannya Salah Satu Legenda Barcelona


Cemoohan tersebut dilakukan dengan mengunggah skor akhir pertandingan tenis antara Nadal dan McDonald di akun Twitter resmi Burger King berbahasa Prancis.

“Rafa Nadal, kamu mungkin masih lapar.” Begitu bunyi caption yang ditulis dalam bahasa Prancis.


Baca Juga :
- Soal Hubungan dengan Federer, Begini Kata Nadal
- Gila! Luis Suarez Pesan 1.000 Burger Big Mac Senilai Rp 82 Juta


Kemenangan ini menjaga peluang Nadal untuk mempertahankan gelar Prancis Terbuka sekaligus menambah rekornya sebagai petenis yang paling banyak meraih gelar di turnamen itu menjadi 13 kali.

Bagi Nadal yang menjadi unggulan kedua di turnamen ini setelah Novak Djokovic, kemenangan atas McDonald adalah kemenangan ke-95 dari 97 pertandingan yang telah dia mainkan di lapangan tanah liat di Roland Garros.

Petenis 34 tahun ini mengincar gelar Grand Slam ke-20 untuk menyamai rekor Roger Federer sebagai petenis yang mengoleksi gelar Grand Slam terbanyak sepanjang masa.

Kini, Nadal bakal menghadapi petenis asal Italia, Stefano Travaglia, yang berhasil mengalahkan Kei Nishikori dari Jepang dengan skor 6-4, 2-6, 7-6 (7), 4-6, 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama hampir empat jam.

Dalam wawancara seusai pertandingan, Nadal mengisyaratkan ancaman kepada Travaglia. “Saya hanya berusaha memberikan yang terbaik setiap hari. Saya terus bekerja keras dalam setiap latihan untuk berusaha menjadi lebih baik dalam setiap pertandingan,” kata Nadal.

R
Penulis
Rijal Al Furqon