news
LIGA SPANYOL
Zinedine ZIdane Belum Dapat 11 Inti, Lini Depan Madrid Masih Tumpul
01 October 2020 12:31 WIB
berita
Ilustrasi media Spanyol terkait perubahan yang dilakukan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane -Topskor.id/Marca
MADRID - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, kembali menggunakan pemain yang berbeda di La Liga yang baru bergulir ini.

Dari tiga laga yang telah dimainkan Los Merengues, Zidane menerapkan dua pola. Yaitu 4-3-3 saat lawan Real Sociedad dan 4-3-1-2 ketika menghadapi Real Betis dan Real Valladolid.




Baca Juga :
- BOOM! Isu Pemecatan Zidane Mencuat, Begini Tanggapan Madrid
- Kabar LaLiga Pekan Ini: Keberhasilan Machin Kalahkan Madrid hingga Mantan Kapten Atletico Pensiun


Perubahan tersebut pun memperlihatkan materi pemain yang berbeda pula di lini depan. Pada laga pertama lawan Sociedad, Zidane menempatkan Vinicius Junior, Karim Benzema, dan Rodrygo Goes dengan pola tiga penyerang.

Sedangkan saat lawan Betis dan Valladolid, skemanya sama 4-3-1-2 namun dengan lini depan yang berbeda.


Baca Juga :
- Sejarah LaLiga Pekan Ini: Hat-trick Pertama Bale hingga Gol Terakhir Ronaldo Nazario
- Milan Ingin Permanen Pemain Pinjaman dari Real Madrid


Lawan Betis, Zidane menempatkan Martin Odegaard sebagai mediapunta (playmaker) di belakang Benzema dan Luka Jovic.

Sedangkan lawan Valladolid, Rabu (30/9) atau Kamis dini hari WIB tadi, Zidane menempatkan Isco Alarcon sebagia playmaker di belakang duet Benzema dan Jovic.

Dari ketiga pertandingan dengan sejumlah perbedaannya, fakta bahwa starter lini depan Madrid belum efektif.

Jika melihat para pencetak gol sejauh ini, total empat gol telah diciptakan Los Merengues. Gol tersebut masing-masing satu gol dari aksi Sergio Ramos, Federico Valverde, dan Vinicius, sedangkan satu gol lagi dari bunuh diri lawan.

Gol Vinicius pun terjadi dengan status pemain ini sebagai starter. Vinicius masuk ke lapangan menggantikan Jovic pada menit ke-58 dan kemudian dia mencetak gol pada menit ke-65.

Pada laga lawan Valladolid tersebut pula, Zidane kemudian mengganti semua pemain depannya. Isco dan Jovic digantikan pada menit ke-57 dan 58 sedangkan Benzema baru ditarik pada menit ke-87, digantikan dengan Borja Mayoral.

Situasi ini tentu saja menjadi rapor yang tidak biasa. Tiga laga tanpa gol dari barisan penyerangnya yang sebagai starter tentu memberikan PR tersendiri bagi Zizou.

Musim lalu contohnya, Benzema mampu mencetak gol dalam dua dari tiga laga awal La Liga. Kini, rapor golnya masih kosong. Namun, Zidane tampaknya akan terus memberikan tempat kepada Benzema di lini depan timnya.

Terkait situasi ini, Zidane mengakui bahwa masih ada yang harus dibenahi dari timnya. "Kami baru saja mulai dan yang paling penting saat ini adalah meraih kemenangan. Kami tahu bahwa kami harus lebih baik lagi," kata Zidane, setelah kemenangan atas Valladolid.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat