news
LIGA 1
Hilangkan Stres, Pemain Arema Jalani Hydro Therapy
01 October 2020 12:08 WIB
berita
Skuat Arema berenang Kamis pagi/ Foto Istimewa
MALANG - Manajemen Arema FC memilih mengambil hikmah atas ditundanya lanjutan Liga 1 2020 selama satu bulan. Akibat pandemi virus corona (covid-19) yang belum mereda, Polri tak memberikan izin untuk pelaksanaan Liga 1.

Dalam tele-conference antara Ketua Umum PSSI, Komjen Pol (Purn) Mochamad Iriawan bersama Menpora, Zainudin Amali, di Kantor Kemenpora RI, Selasa (29/09/2020) kompetisi Liga 1, dan Liga 2 akhirnya resmi ditunda sampai November 2020. 




Baca Juga :
- Persib Umumkan Rekrutan Baru dari Timnas U-19 Indonesia, Robert Rene Berikan Penjelasan
- Kapten Persib Mengungkap Kode-kode dengan M Ridwan yang Tidak Semua Orang Tahu dalam Pertandingan


“Penundaan Liga 1 karena tanpa ada izin Polri, bagi Arema FC tentu ini membuat prihatin. Sebab upaya mengampanyekan protokol kesehatan sekaligus hidup sehat di saat pandemi Covid-19 termasuk menggerakkan potensi ekonomi lewat sepak bola kembali terhambat,”ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji. 

“Banyak pihak yang bergantung dari bergulirnya sepak bola, tidak hanya bagi pengelola, tapi juga keluarga pemain, pelatih ofisial maupun para karyawan yang bekerja di klub.”


Baca Juga :
- Sejumlah Tim Bubarkan Pemain, Persib Justru Latihan Intensitas Tinggi
- Harapan CEO Arema FC kepada Petinggi Polri


Dikatakan, semua pihak menyadari Covid-19 mengancam kehidupan, namun tentunya kompromi dengan kepatuhan dan kedisiplinan menjadi jalan tengah yang semestinya bisa dijalankan.

Bahkan Arema sejak awal menyambut baik arahan Satgas Nasional Penanganan Covid-19 memberikan izin gelaran lanjutan Liga 1 dengan kepatuhan dan disiplin protokol kesehatan. 

“Kami berharap liga sepak bola kembali bisa tergelar dengan sama-sama mempunyai komitmen yang tinggi bagi semua pihak dalam menjaga penularan Covid-19 agar tidak makin meluas,” kata Sudarmaji.

“Namun dari sisi tim, Arema FC mencoba mengambil hikmah dari penundaan ini  di mana kita baru kedatangan para pemain asing dan pelatih baru, diharapkan cukup waktu untuk beradaptasi dan menyiapkannya. Selanjutnya kami akan berdidkusi dengan tim pelatih dan pemain terkait program selanjutnya, termasuk menunggu arahan PSSI dan LIB.”

Batalnya kick-off kompetisi Liga 1 pada 1 Oktober jelas mengganggu psikologis pemain. Pasalnya, para pemain sudah begitu semangat menjalani latihan dan fokus menuju pertandingan pertama.

Tak ayal, guna menghilangkan stres pemain, pelatih anyar Arema Carlos Carvalho de Oliveira hanya mengajak timnya renang di Ijen Suites Resort & Convention Malang, Kamis (1/10) pagi.

“Pemain jalani latihan hydro therapy untuk relaksasi dan recovery sekaligus menghilangkan rasa stres pemain karena kompetisi ditunda,” kata Carlos.

Carlos  menyebut satu bulan kompetisi ditunda, otomatis latihan tim akan terprogram dari awal lagi untuk persiapan kompetisi. “Namun juga kami selingi dengan refreshing-training agar pemain tidak jenuh dan stress karena liga ditunda,” Carlos menegaskan.

Sementara itu penyerang Arema Elias Alderete sudah tidak terlihat dalam tim, pagi ini. Pemain Argentina itu diputuskan untuk dilepas.

R
Penulis
Rizki Haerullah