news
LIGA INTERNASIONAL
Neymar Menunggak Pajak Lebih Besar daripada Messi dan Ronaldo
01 October 2020 10:29 WIB
berita
Neymar/ Foto Neymar Twitter
PENYERANG Paris Saint-Germain (PSG) Neymar menunggak pajak lebih banyak daripada bintang sepak bola lainnya dalam daftar hitam otoritas perpajakan negara Spanyol. Neymar belum membayarkan pajak senilai total 34,6 juta euro (Rp604 miliar), menurut dokumen resmi yang diterbitkan Rabu (30/9/2020).

Pemain Brasil, yang bermain untuk Barcelona dari 2013 hingga 2017 sebelum pindah ke klub Prancis dengan harga 222 juta euro, menduduki puncak daftar ribuan nama yang dipublikasikan di situs web kantor pajak Spanyol.




Baca Juga :
- Makin Jarang Dimainkan sebagai Starter, Isco Alarcon sampai Hafal Kapan Zidane Menurunkan dan Menggantikannya
- Mantan Bintang Timnas Prancis Ini Menilai Masalah Antoine Griezmann Sudah Kritis dan Menyarankan Secepatnya Meninggalkan Barcelona


Pers Spanyol melaporkan tahun lalu otoritas pajak negara itu mengejar Neymar karena penipuan fiskal sejak masanya di Barca, tetapi ini adalah pertama kalinya informasi tersebut secara resmi dikonfirmasi.

Kantor pajak Spanyol, yang dihubungi AFP, tidak mengatakan apakah tercantumnya nama Neymar dalam daftar itu terkait dengan transfernya pada 2013 ke Barcelona dari klub Brasil Santos.


Baca Juga :
- Coutinho Korban Kekalahan Barcelona di El Clasico, Terancam Absen Lawan Juventus
- Koeman Masuk, Zidane Keluar dari Masa Krisis


Namun, untuk bisa masuk dalam daftar debitur tertinggi, individu harus memenuhi beberapa kriteria, termasuk melewati batas akhir pembayaran utang.

Menurut laporan media, otoritas fiskal Spanyol sedang menyelidiki dua transfer Neymar, kedatangannya di Camp Nou dari Santos pada 2013 dan pindah ke ibu kota Prancis empat tahun kemudian.

Barca mengatakan kesepakatan itu menelan biaya 57,1 juta euro tetapi menurut otoritas Spanyol klub membayar 83,3 juta euro untuk penyerang itu.

Pada 2016, ia menandatangani kontrak baru dengan tim Catalan yang mencakup pembayaran bonus secara progresif tetapi mereka menolak untuk membayarnya sisa 26 juta euro sebagai tambahan setelah ia pergi ke Parc des Princes.

Pada bulan Juni, pengadilan Spanyol menolak kasus penyerang tersebut terhadap klub dan menyuruhnya membayar 6,79 juta euro kepada klub tersebut, yang mengklaim bahwa dia telah melanggar kesepakatannya.

Pesepakbola lain seperti mantan penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan mantan rekan setim Neymar di Barca, Lionel Messi juga telah mengeluarkan surat tersebut kepada pejabat pajak Spanyol.

Pada Januari 2019, Ronaldo, dijatuhi hukuman penjara dua tahun yang ditangguhkan karena melakukan penipuan pajak saat dia berada di Madrid.

Pemain depan Portugal itu juga setuju untuk membayar denda 18,8 juta euro dan pajak kembali untuk menyelesaikan kasus tersebut, menurut sumber hukum.

Messi juga membayar denda dua juta euro pada 2016 dalam perselisihan pajaknya sendiri dan menerima hukuman penjara yang ditangguhkan selama 21 bulan.*

R
Penulis
Rizki Haerullah