news
UMUM
Angkat Besi: Triyatno Kalah dari Dua Juniornya, PB PABSI Lakukan Evaluasi Besar-besaran
01 October 2020 08:10 WIB
berita
Triyatno dalam latihan/ Foto Lili Indriyani Skor Id
DALAM tes progres angkat besi, peraih medali perak Olimpiade 2012 London Triyatno kalah dari dua juniornya, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah di Mes Marinir, Kwini, Jakarta, Rabu (30/9/20).

Triyatno hanya membukukan total angkatan 305 kg (135 kg snatch, 170 kg clean and jerk) pada kelas 73 kilogram (kg) putra.




Baca Juga :
- Kelana Mahessa Langsung Menjadi Starter Timnas U-19 Indonesia versus Hajduk Split U-19, Sore Nanti
- ShinTae-yong Jelaskan Tujuan Dua Pemain Keturunan Jerman Gabung Timnas U-19 di Kroasia, Pemain Lain Bakal Menyusul


Rahmat Erwin Abdullah menjadi yang teratas dengan total angkatan 338 kg (snatch 148 kg, Clean and Jerk, 190 kg).

Lalu, di posisi kedua, ada Rizki Juniansyah yang mencatat total angkatan 334 kg (149 kg snatch, 185 kg clean and jerk).


Baca Juga :
- Hasil Lengkap Uji Coba Timnas U-19 Indonesia di Kroasia
- Sore Ini, Timnas Indonesia U-19 hadapi Hajduk Split U-19, Bukan Lawan Sembarangan


Bahkan, angkatan snatch Rizky Juniansyah melampaui rekor dunia youth atas namanya, yakni 139 kg, yang dibuat di Tashkent, Uzbekistan.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), Djoko Pramono, mengatakan bakal ada evaluasi.

PB PABSI akan menggelar evaluasi besar-besaran pada Desember 2020 demi bisa mencapai target pada dua event besar, tahun depan.

Olimpiade 2020 Tokyo dan SEA Games 2021 Hanoi, jadi bidikan PB PABSI. "Ini adalah olahraga terukur, jadi kami harus melihat kemajuan atlet tiap bulan."

"Untuk itu, Desember mendatang, kami akan melakukan evaluasi besar-besaran," Djoko Pramono mengungkapkan.

Sementara di bagian putri, Windy Cantika Aisah yang menjadi andalan Indonesia pada kelas 49 kg, terus menunjukkan perkembangan.

Peraih medali emas SEA Games 2019 Filipina itu membukukan total angkatan 197 kg (snatch 88 kg, clean and jerk 109 kg) pada tes progres, kali ini.

Sementara lifter debutan, Najla Khoirunisa, meraih total angkatan 128 kg (58 kg snatch, 70 kg clean and jerk) pada kelas 45 kg putri.

"Najla Khoirunisa memang kami siapkan untuk SEA Games 2021. Selain masih muda, 15 tahun, ia lifter terbaik kedua di kelasnya," kata Djoko Pramono.*KRISNA DANESHWARA/04

R
Penulis
Rizki Haerullah