news
BULUTANGKIS
Turnamen Bulu Tangkis 2021 Bakal Lebih Padat karena Tahun Ini Banyak Penundaan, Begini Antisipasi PBSI
30 September 2020 23:11 WIB
berita
Pasangan ganda putra terbaik Indonesia Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon -- Media PBSI
JAKARTA – Ditundanya rangkaian turnamen bulu tangkis 2020 akibat pandemi virus corona membuat jadwal turnamen tahun 2021 bakal semakin padat.

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) pun sudah mulai mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasinya.




Baca Juga :
- Sang Legenda Ungkap Situasi Internal Bulu Tangkis Inggris Saat Ini
- An Se-young Bakal Jadi Sorotan di Olimpiade Tokyo


“Banyak turnamen yang tidak memungkinkan dilaksanakan di tahun 2020. Untuk itu, kami harus antisipasi padatnya jadwal tahun depan,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2020).

Sebagai langkah antisipasi, menurut dia, PBSI akan menentukan apa saja yang menjadi target prestasi pada 2021 mendatang.


Baca Juga :
- Lee Cong Wei Perlihatkan Kostum Baru untuk Olimpiade Tokyo
- Sah! Inilah Dua Bakal Calon Ketua Umum PP PBSI Periode 2020-2024


Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan skala prioritas dalam pengiriman pemain ke turnamen-turnamen.

“Kami harus mengatur pengiriman pemain ke setiap turnamen, mana saja yang harus diutamakan,” Susy menambahkan.

“Pemain yang masih butuh poin ke Olimpiade pasti akan berbeda dengan pemain yang sudah lolos ke Olimpiade. Salah satunya pasangan putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon,” ujar Susy.

Jika diurutkan, menurut Susy, turnamen-turnamen yang menjadi prioritas utama PBSI, antara lain Olimpiade Tokyo, Piala Thomas dan Piala Uber, Piala Sudirman, kejuaraan dunia bulu tangkis, dan All England.

Lebih lanjut, ia pun mengimbau kepada seluruh atlet agar mampu mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan tahun depan dengan menjaga kondisi fisik, mental, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Terutama menjelang pelaksanaan turnamen-turnamen penting pada 2021 nanti, para atlet harus bisa menjaga kondisi fisiknya supaya tetap fit. Semua atlet harus punya persiapan yang matang,” kata Susy.

Seperti diketahui, federasi bulu tangkis dunia (BWF) telah menggeser sejumlah turnamen dari 2020 ke 2021.

Di antaranya Piala Thomas dan Uber serta turnamen seri Asia yang terdiri dari turnamen Asia Open I, Asia Open II dan World Tour Finals.

Selain itu, penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 juga diundur ke pertengahan 2021. Kemudian dalam kalender BWF sudah tertera dua kejuaraan penting tahun depan, yaitu Piala Sudirman dan kejuaraan dunia bulu tangkis.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id