news
MOTOGP
Joan Mir: Start di Barisan Tengah Sangat Beresiko, Sebab...
30 September 2020 00:17 WIB
berita
Joan Mir mengungkapkan besarnya risiko jika start dari baris tengah di lomba MotoGP.-TopSkor.Id/Istimewa-
BARCELONA Rider Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir, menyoroti insiden kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara Ducati, Andrea Dovizioso dan Johann Zarco di GP Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020) lalu.

Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso, bersenggolan dengan Johann Zarco setelah pembalap Tim Esponsorama Racing tersebut menghindari Danilo Petrucci (Tim Ducati) yang melakukan pengereman mendadak usai tikungan pertama Sirkuit de Barcelona-Catalunya.




Baca Juga :
- Andrea Dovizioso Optimis Bisa Lebih Baik di MotoGP Teruel
- Honda dan Repson Sepakat Perpanjang Kerja Sama


Akibat kecelakaan tersebut, Dovizioso kehilangan posisi sebagai pemimpin klasemen MotoGP 2020 dan turun ke peringkat keempat dengan enam lomba tersisa (total 14 putaran di MotoGP musim ini).

Joan Mir sendiri menjadi pembalap paling konsisten di MotoGP musim ini. Podium kedua di GP Catalunya lalu membuat posisinya di klasemen naik dari keempat menjadi kedua. Mir terpaut delapan poin dari Fabio Quartararo, pemenang lomba GP Catalunya dari Tim Petronas Yamaha SRT.


Baca Juga :
- Valentino Rossi Tak Mau Kehilangan Momen Pesta Ultah Pacarnya, Tapi Pulangnya Malah Covid-19
- Raih Hasil Mengecewakan di Aragon, Fabio Quartararo Deteksi Penyebab


Namun, Suzuki GSX-RR masih belum menemukan setelan yang pas untuk mencatat waktu lap baik di kualifikasi. Akibatnya, dari delapan lomba yang sudah digelar musim ini, Mir baru dua kali start dari dua baris depan (satu baris terdiri dari tiga pembalap).

Hasil kualifikasi terbaik Mir sejauh ini diperolehnya saat start dari grid keempat GP Styria. Mir berpeluang besar memenangi lomba di Sirkuit Red Bull Ring itu jika bendera merah tidak muncul. Saat start diulang, Mir pun harus puas finis di peringkat keempat.

Meskipun Suzuki GSX-RR masih kesulitan mencatat waktu lap bagus di kualifikasi, Mir mampu berlomba sangat konsisten hingga selalu naik podium setelah GP Styria tersebut.

Di GP Catalunya lalu, Mir start dari grid kedelapan alias baris ketiga. Namun, Mir sekali lagi mengingatkan Suzuki dan tentu saja dirinya sendiri betapa pentingnya meningkatkan performa motor di kualifikasi.

Jika masih seperti saat ini, kerap start dari barisan tengah, para pembalap Suzuki berisiko mengalami kejadian seperti yang dialami Dovi dan Zarco.

"Start dari barisan tengah sungguh berat. Di lap pertama, Anda harus mengambil risiko sangat besar," ujar Mir.

"Saat berusaha merebut posisi depan, Anda bukan hanya berisiko ditabrak tetapi juga sangat mungkin menghantam pembalap lain karena banyaknya pembalap di tengah saat masuk tikungan pertama setelah start. Itu yang terjadi pada Dovi dan Zarco di Catalunya."

Joan Mir mengaku sejauh ini mampu melakukan perhitungan matang di awal lomba. Kendati begitu, pembalap asal Spanyol, 23 tahun, itu menjelaskan selalu mencoba melewati pembalap lain di dua tikungan awal.

"Saat berada di belakang pembalap seperti Jack Miller (Pramac Racing-Ducati) yang jago start, saya berusaha untuk tidak tertinggal terlalu jauh," kata juara dunia Moto3 2017 itu.

"Saat banyak pembalap mengalami masalah ban yang aus, saya baru berusaha membuat kecepatan yang bagus untuk memperbaiki posisi. Meskipun saya mampu bagus saat lomba, kami tetap harus meningkatkan performa di kualifikasi untuk dapat grid start bagus."

 

I
Penulis
Igor Hakim