news
LIGA 2
Kecewa Berat Liga 2 Ditunda Lagi, Muba Babel United Desak PSSI Tegas Berikan Kepastian Jadwal
29 September 2020 19:12 WIB
berita
Achmad Haris, Manajer Muba Babel United -- Topskor / Agustian Pratama
SEKAYU - Tim-tim Liga 2 2020 merasa kecewa kompetisi Liga 2 2020 ditunda lagi, salah satunya Muba Babel United (MBU) yang kecewa berat dengan keputusan ini. MBU mendesak PSSI memberikan kepastian kapan Liga 2 dilanjutan lagi.

Manajer MBU, Achmad Haris menyayangkan terjadinya penundaan Liga 2 untuk kedua kalinya. Ini sangat mengagetkan pihaknya, karena awalnya tim Liga 2 diberikan sinyal kompetisi akan berjalan, namun tiba-tiba H-2 kick off Liga 2 ditunda lagi.




Baca Juga :
- Timnas U-16 Cetak Dua Gol dalam Uji Coba Pertama lawan Uni Emirat Arab
- Dua Pemain Blasteran Ini Terkejut saat Merasakan Bermain di Timnas U-19


"Soal kecewa pasti kami kecewa, karena kami sudah masuk ke fase persiapan akhir. Performa kami sudah mulai meningkat, bahkan sudah berencana berangkat ke Lampung lebih cepat 10 hari sebelum kick off untuk beradaptasi," kata Manajer MBU, Achmad Haris, Selasa (29/9/2020).

Tak hanya tinggal diam, pihaknya akan berkomunikasi lebih intensif dan mengejar koordinasi dengan pihak PT Liga Indonesia Baru untuk memastikan waktu digelarnya Liga 2 sudah fixed.


Baca Juga :
- Pemerintah Minta PSSI Menindaklanjuti Inpres No.3 dan Road Map yang Sudah Tersusun
- Shin Tae-yong Angkat Bicara soal Kompetisi Liga 1 yang Tidak Dapat Izin Polri


Sebab, jika ditunda satu bulan, agar ditentukan tanggal berapa dalam satu bulan tersebut untuk dimulai lagi. Karena ini menyangkut program tim, bahkan usai mendengar penundaan ini MBU membatalkan uji coba dengan tim Liga 2 lainnya As Abadi Tiga Naga yang sudah berada di Sekayu dari Pekanbaru. 

"Harapan kami, tolong diperhatikan suara kami ini, karena kami sendiiri dari MBU selalu  mengikuti protokol kesehatan. Bahkan dua pekan lalu mengadakan rapid test untuk pemain, pelatih, ofisial, dan akan diadakan terus  sesuai instruksi pemerintah. Kami sudah menjaga pemain, semua memakai masker, makan berjarak, dan tindakan protokol kesehatan lainnya," ucap Haris.

Ia mengaku, penundaan ini sudah pasti memberikan dampak kerugian bagi timnya, baik secara psikologis pemain juga finansial tim. "Kami juga akan berkoordinasi dengan tim-tim Liga 2 lainnya untuk membicarakan langkah yang harus dilakukan," Haris menuturkan.*Agustian Pratama/05

news
Penulis
Agustian Pratama
Social Media Twitter/Facebook/Instagram/Youtube just search = Agoes TopSkor