news
LIGA 1
Empat Pemainnya Positif Covid-19, Persebaya 'Tutup Rapat' Pintu Stadion
29 September 2020 09:35 WIB
berita
Pelatih Persebaya Aji Santoso memasuki stadion dengan protokol kesehatan beberapa waktu lalu/ foto Media Persebaya
KABAR kurang menggembirakan datang dari tim Persebaya Surabaya. Di tengah ketidak pastian lanjutan Liga 1, ada empat pemain Bajul Ijo yang dinyatakan positif Covid-19. Selain itu ada dua official tim juga yang sama terpapar.

Tes sebelumnya digelar tim Persebaya Sabtu (26/9) lalu. Menyeluruh kepada semua pemain, staf pelatih serta official tim.




Baca Juga :
- Lewis Hamilton Positif Corona
- Luis Suarez Masih Positif Covid-19 Jelang 48 Jam Menuju Pertandingan Berat melawan Bayern Munich


Enam orang yang positif saat ini sudah tidak diikutkan dalam sesi latihan kemarin. Mereka menjalani karantina mandiri karena kondisinya ringan dan tanpa gejala atau biasa dikenal dengan istilah OTG. Azrul menambahkan untuk antisipasi, sesi latihan Persebaya akan dilaksanakan tertutup. Baik untuk media maupun suporter dilarang hadir ke stadion atau tempat latihan.

”Apa yang khawatirkan lebih cepat dari dugaan. Ada enam anggota tim Persebaya yang positif,” kata Azrul Ananda, Presiden Persebaya, Selasa (29/9) dikutip dari laman resmi klub.


Baca Juga :
- Andy Murray Minta Semua Petenis Lakukan Vaksinasi Covid-19
- Positif Corona, Lecuona Absen di GP Valencia 2020


”Syukur, Alhamdulilah, kondisi mereka baik-baik saja. Kami langsung menerapkan protokol yang sesuai agar mereka segera pulih dan kondisi anggota tim lain terjaga.”

Azrul menjamin keenam anggota tim yang positif tersebut akan mendapat penanganan maksimal dari manajemen. Supaya mereka bisa secepatnya bergabung dalam tim.

”Dalam beberapa hari lagi, kami akan melakukan tes ulang. Semoga mereka segera dinyatakan pulih,” ia mengharapkan.

Untuk yang lain, lanjut Azrul, ini adalah peringatan nyata. Bahwa semua tidak boleh kendur dalam menjaga kondisi masing-masing. Disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Atas kejadian ini, Persebaya minta agar menjadi perhatian LIB. Bahwa ancaman Covid-19 terhadap jalannya kompetisi nyata adanya. Bukan tidak mungkin, kejadian-kejadian lain akan muncul selama kompetisi berjalan.

”Musim ini bukan musim normal. Dan tidak akan menjadi musim normal. Tak hanya Persebaya, ini bisa terjadi pada siapa saja. Karena itu, semoga apa yang terjadi ini bisa menjadi pelajaran bersama,” kata Azrul.*M BAHRUL MARZUKI

R
Penulis
Rizki Haerullah