news
LIGA INGGRIS
Beda dengan Kebanyakan Kiper, Alisson Becker Tak Pernah Berteriak kepada Rekannya di Lapangan. Ini Alasannya
28 September 2020 15:18 WIB
berita
Alisson Becker - TopSkor/Istimewa
LIVERPOOL - Alisson Becker kemungkinan besar absen karena cedera saat Liverpool menjamu Arsenal pada laga Liga Primer, Senin (28/9). Ini kerugian besar bagi The Reds karena kiper asal Brasil itu jadi salah satu kunci sukses mereka dalam dua musim terakhir.

Alisson menjelma menjadi salah satu kiper terbaik di dunia sejak direkrut Liverpool dari AS Roma pada 2018. Dalam dua musim pertamanya, dia membawa The Reds memenangi gelar Liga Champions dan meraih gelar Liga Primer untuk kali pertama dalam 30 tahun.




Baca Juga :
- Antonio Conte Ingin Inter Mencontoh Liverpool: Mereka Kini adalah Mesin Perang
- Greenwood Tak Dilibatkan dalam Dua Laga Terakhir MU Lantaran Dua Kali Datang Terlambat ke Tempat Latihan


Alisson sempat membuat start buruk di Liga Primer dengan kebobolan tiga gol lawan tim promosi Leeds United pada laga pertama meski Liverpool akhirnya menang 4-3.

Tapi, dia menunjukkan ketangguhannya dengan mencatatkan clean sheet dalam laga berikutnya lawan Chelsea untuk membantu The Reds menang 3-0.


Baca Juga :
- Sadio Mane Cedera, Firmino dan Salah Ikut Diganti, Permainan Liverpool Makin Liar
- Petr Cech Jadi Kiper Keempat Chelsea, Ini Penjelasan Frank Lampard


Dan, dalam wawancara dengan Mail on Sunday, Alisson mengungkapkan rahasia di balik kerja samanya yang solid dengan lini pertahanan Liverpool termasuk bek tengah Virgil Van Dijk.

Berbeda dengan kebanyakan kiper, Alisson mengaku tidak suka berteriak-teriak kepada rekan-rekan setimnya di lapangan dan dia menjelaskan alasannya.

“Itulah cara saya bermain. Saya tidak suka berteriak kepada siapapun dan saya tidak suka orang lain berteriak kepada saya,” kata Alisson.

“Saat kita melakukan sebuah kesalahan, kita pasti tahu bahwa kita melakukan kesalahan (tanpa harus diteriaki).

“Kami semua pemain profesional dan kami berlatih setiap hari. Saya sudah melakukan banyak kesalahan dalam hidup saya. Terkadang kesalahan-kesalahan itu membuat saya kebobolan, terkadang tidak.

“Saya tahu saya harus meningkatkan performa saya dan saya tahu apa yang harus saya lakukan secara berbeda. Jadi, saya tidak perlu memberi tahu Virgil atau Joe Gomez atau Robbo (Andy Robertson) apa yang harus mereka lakukan secara berbeda.

“Kami saling berbicara mengenai apa yang membuat kami semua merasa lebih nyaman dengan pergerakan kami. Tapi, saya tidak percaya bahwa saat kita kebobolan atau melakukan kesalahan, kita tidak harus menuding seseorang. Saya percaya pada cara berbeda. Kita harus bicara dengan cara yang lebih baik untuk menemukan solusi.

“Kami tidak harus mengatakan bahwa pertandingan lawan Leeds sebagai sebuah peringatan. Pada saat pertandingan, jika segala sesuatunya tidak berjalan seperti yang kami inginkan, kami harus menganalisisnya.

Kami selalu mencari apa yang bisa kami perbaiki dan pertandingan (lawan Leeds) itu memberi kami banyak pelajaran dan kami membawa pelajaran itu ke laga berikutnya lawan Chelsea dan kami sukses mencatatkan clean sheet.”

R
Penulis
Rijal Al Furqon