news
LIGA 1
Ketika Murid Harus Mengasisteni Sang Guru di Persib B
28 September 2020 12:10 WIB
berita
Tantan (tengah) diapit dua kawannya yang sama - sama pernah setim dan membawa Persib juara, I Made Wirawan (kiri) dan Dedi Kusnandar (kanan)/Topskor/Dok
PEPATAH lama mengatakan:  anak ayam tak pernah jauh-jauh dari sang induk.  Apa yang dialami mantan gelandang Persib, Tantan saat ini juga tidal jauh.

Di awal tahun 2000-an silam, Tantan adalah bocah kecil asal Lembang.




Baca Juga :
- Manajer Arema Berkomentar Soal Dua Rekrutan Baru Tim Singo Edan
- Presiden Persija: Liga 1 Sampai Saat Ini Belum Ada Titik Terang


Kesehariannya pada waktu kecil hanyalah mencari rumput untuk makanan sapi - sapi peliharaannya.

Dari profesinya itu terbentuk fisik yang kuat. Karena itu, ketika memilih sepak bola sebagai pengisi waktu kosong setelah selesai mencari rumput dan memberi makan ternak peliharaannya, ia isi dengan bermain sepak bola.


Baca Juga :
- PT LIB dan PSSI Temui Polri, Demi Kepastian Industri Sepak Bola Indonesia
- Kim Kurniawan ÔÇťAmbil Untung" Saat Liga 1 Menggantung


Maka, ditopang dengan fisik yang sudah terbentuk itu, Tantan menjadi pemain paling menonjol ketika tampil di kompetisi internal Persikab.

Tak hanya suporter terpukau dengan kekuatan fisiknya. Para pelatih yang kebetulan ikut menyaksikan berdecak kagum.

Salah satunya adalah Lukas Tumbuan. Kebetulan, saat itu ia sedang menangani Persikab di Divisi II. 

Pucuk dicinta ulam pun tiba, ketika dikejar target mencari gelandang, pilihan pun jatuh kepada Tantan.

Diboyonglah pemain asal Lembang itu menjadi bagian dari skuatnya. Lama bersama Persikab, nama Tantan kian melejit di bawah asuhan Lukas.

Beberapa klub nasional mengincarnya maka jadilah Tantan pemain profesional dan beberapa klub besar pernah dia perkuat, Persitara, Sriwijaya FC, dan terakhir Persib.

Karier Tantan pun dihabiskan bersama Persib. Hingga akhirnya, setelah cedera yang membuatnya harus gantung sepatu, Tantan kini dipercaya untuk menjadi asisten pelatih.

Siapa yang dia asisteni ternyata dialah orang yang pertama kali melambungkan namanya, yaitu Lukas Tumbuan.

Ya, sekarang bersama Lukas, Tantan menggarap Persib B. Tim yang disiapkan Persib sebagai wadah pembinaan.

"Alhamdulilah, sama Pak Lukas lagi saya menangani Persib B untuk melatih 25 pemain muda," kata Tantan mengungkapkan.

Dengan Lisensi C sebagai modal untuk menjadi seorang pelatih, Tantan menyatakan akan fokus kepada kepelatihan.

"Kalau untuk bermain rasanya sudah harus mempertimbangkan usia maka saya putuskan jadi pelatih saja," katanya menambahkan.

Karena tak jauh dari Persib, ia pun kerap bertemu dengan rekan-rekan yang dulu yang pernah sama - sama memperkuat dan membawa Persib juara Liga 1 2014.

"Nostalgia, tapi sekarang beda status, tapi saya senang karena masih keluarga Persib juga," ucapnya.*04

A
Penulis
Arief N K