news
LIGA 1
Kontroversi Kepindahan Tibo ke Muba Babel, Presiden Borneo FC Marah, Banur dan Tibo Dianggap Tak Beretika
28 September 2020 11:23 WIB
berita
Titus Bonai berkostum Muba Babel/ Foto Muba Babel
MANAJEMAN Borneo FC murka lantaran menilai Titus Bonai meninggalkan klub tanpa izin. Padahal, sang pemain masih terikat kontrak dengan Borneo FC.

"Saya sudah mendapat kabar bahwa pelatih Muba Babel United, Bambang Nurdiansyah, secara diam-diam menghubungi Titus Bonai," kata Nabil Husien, Presiden Borneo FC.




Baca Juga :
- Arema Resmi Kontrak Playmaker asal Brasil, "Ini adalah Bukti Keseriusan Kami"
- Polisi Tak Izinkan Liga 1 Digelar November, Kata Manajer Bisnis Arema: Kerja Sama dengan Enam Sponsorship Berakhir Februari 2021


"Entah apa yang mereka bahas saat itu.”

Sebenarnya Tibo, sapaan Titus Bonai, sudah menyatakan mundur dari skuad Pesut Etam, julukan Borneo FC, dengan alasan ingin ikut tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).


Baca Juga :
- Stadion Mattoangin Makassar Mulai Dibongkar
- Pemerintah Minta PSSI Menindaklanjuti Inpres No.3 dan Road Map yang Sudah Tersusun


Namun kenyataannya, pemain berusia 31 tahun itu diumumkan sebagai pemain baru oleh klub Liga 2 2020, Muba Babel United, pada 25 September.

Nabil Husien kecewa dengan sikap tidak profesional yang dilakukan Tibo kepada Borneo FC. Sikap Banur, sapaan Bambang Nurdiansyah, pun melukainya.

"Ini sudah melanggar profesionalisme," ucap pengusaha muda tersebut. Tudingan tak profesional ini ditujukan ke Titus Bonai dan Bambang Nurdiansyah.

"Buat saya, pelatih Muba Babel United tidak ada etika jika benar mengajak Titus Bonai tanpa ada pembicaraan antarklub lebih dulu," ujarnya.

Terkait hal tersebut, pihak klub ingin Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) turun tangan.

Nabil meminta APPI untuk membantu klub juga ketika pemain berulah tidak profesional dan menyalahi kesepakatan dengan klub.

Selama ini APPI biasanya bertindak terkait ketidakadilan klub kepada pemain, kini Nabil ingin APPI juga berlaku adil kepada klub.

"Kami juga meminta APPI menindak tegas pemain yang seperti ini. Harapan saya APPI bisa tegas dengan pemain yang tidak profesional," ia mengungkapkan.

"Jangan hanya klub saja yang diminta profesional ke pemain," ucap Nabil, menyindir sikap APPI yang biasa kritis ke klub jika ada tindakan pelangaran.

Nabil juga memberi sinyal peringatan kepada Tibo bahwa Borneo FC belum tentu ingin menerima kembali jika Tibo sudah selasai masa peminjaman.

"Belum tentu juga kami mau menerima Titus Bonai kembali saat masa peminjamannya habis nanti (Desember 2020)," Nabil Husien memungkasi.*NIZAR GALANG

R
Penulis
Rizki Haerullah