news
LIGA 1
Penyerang Bhayangkara FC Herman Dzumafo: Corona Memang Ada, Kita Tak Boleh Lemah!
28 September 2020 09:15 WIB
berita
Penyerang Bhayangkara FC Herman Dzumafo/ Foto Media Bhayangkara FC
LANJUTAN kompetisi Liga 1 akan mulai bergulir pada pekan pertama Oktober 2020.

Seluruh pihak, mulai federasi hingga klub yang terlibat, sudah berkomitmen untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat dan benar.




Baca Juga :
- Harapan CEO Arema FC kepada Petinggi Polri
- Soal Kapan Liga 1 Dimulai Kembali, Robert Alberts Dapat Bocoran


Bhayangkara FC akan mengawali lanjutan Liga 1 2020 atau laga pekan keempat, dengan bertandang ke markas Persita Tangerang pada 4 Oktober.

Penyerang Bhayangkara FC, Herman Dzumafo, mengatakan protokol kesehatan memang harus dilakukan dengan ketat dalam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.


Baca Juga :
- Tanpa Gejala, Ronaldinho Positif Covid-19
- El Clasico Perdana di Era Covid-19 Siap Digelar, Ini Deretan Fakta Menariknya


Dengan begitu sepak bola Indonesia dapat beradaptasi atas situasi pandemi virus corona yang sampai saat ini belum terprediksi kapan akan berakhir.

“Corona memang ada, tapi kita tidak boleh jadi manusia lemah. Menurut saya, kita harus belajar hidup dengan keadaan seperti ini,” ujar Dzumafo.

“Saat ini sudah ada protokol kesehatan. Anda maunya gimana kita berhenti, dan tunggu semuanya kembali semula baru lanjut aktif?" kata Dzumafo.

Sejauh ini, Dzumafo merasa persiapan timnya sudah bagus dan siap untuk kembali tempur dalam kompetisi kasta tertinggi.

Mantan pemain Persela itu juga mengungkapkan, sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk kalnjutan kompetisi agar tak kalah bersaing.

“Iya, seperti biasa, tidak ada yang berbeda. Sama seperti pemain dan tim lainnya untuk persiapan,” ucap Dzumafo.

Persoalan bagaimana kelanjutan kompetisi sepak bola Indonesia, sempat diperdebatkan lantaran kondisi pandemi di Indonesia terus meningkat.

Namun, PSSI dan PT Liga Indoneesia Baru (LIB) berkomitmen bahwa kompetisi sepak bola harus tetap ada dan berjalan hingga tuntas pada 2021.*NIZAR GALANG/04

R
Penulis
Rizki Haerullah