news
LIGA INTERNASIONAL
"Kami Baik-Baik Saja Tanpa Dia." Pelatih Timnas Argentina Serang Balik Di Maria yang Marah-Marah karena Tak Dipanggil
27 September 2020 20:11 WIB
berita
Angel Di Maria dan Lionel Scaloni - TopSkor/Istimewa
BUENOS AIRES – Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, melancarkan serangan balik terhadap Angel Di Maria yang mengkritiknya lantaran tidak memanggil pemain itu.

Winger Paris Saint-Germain berusia 32 tahun itu merasa sangat kesal saat namanya tidak masuk dalam daftar skuat Albiceleste yang akan berlaga pada kualifikasi Piala Dunia 2022 lawan Ekuador dan Bolovia pada 8 dan 13 Oktober mendatang.




Baca Juga :
- "Semoga Tuhan Membawamu ke Surga." Kylian Mbappe Sampaikan Pesan Mengharukan buat Sobat Kecilnya yang Meninggal Dunia karena Kanker
- Greenwood Tak Dilibatkan dalam Dua Laga Terakhir MU Lantaran Dua Kali Datang Terlambat ke Tempat Latihan


Banyak yang berasumsi Di Maria tidak dipanggil Scaloni lantaran usianya tidak muda lagi. Tapi, mantan pemain Real Madrid itu tidak menerima alasan tersebut. Dia berargumen bahwa bintang-bintang veteran seperti Lionel Messi (33 tahun), Sergio Aguero (32), dan Nicolas Otamendi juga tidak dipanggil jika faktor usia yang jadi pertimbangan.

Kekecewaan Di Maria karena tak dipanggil ke timnas Argentina sangat bisa dimaklumi. Maklum, dia telah menunjukkan performa impresif sepanjang musim lalu termasuk membantu PSG lolos ke final Liga Champions untuk kali pertama.


Baca Juga :
- "Ini Salah Satu Hari Teristimewa dalam Hidup Saya." Neymar Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Mantan Pacar yang Juga Ibu dari Putranya
- Lensa Kontaknya Lepas dan Hilang, Gelandang MU Ini Tak BIsa Melihat dengan Jelas pada Babak Pertama lawan PSG


Tapi, Scaloni mempertahankan keputusannya sambil tetap menghormati pendapat Di Maria.

“Saya tidak khawatir dia marah,” kata Scaloni. “Saya menghargai pendapatnya, tapi seusai Piala Amerika 2019, kami memainkan enam pertandingan tanpa dia dan kami baik-baik saja.

“Tim ini tetap bermain baik tanpa Di Maria dan saya belum akan menggunakan dia. Dia tidak dipanggil kali ini, tapi dia tidak berada di luar timnas.”

Di Maria memang tidak pernah lagi dipanggil ke timnas Argentina usai Piala Amerika 2019 di Brasil saat mereka finis di peringkat ketiga.

Albiceleste memainkan enam pertandingan persahabatan seusai turnamen itu dan meraih hasil yang cukup memuaskan dengan tiga kali menang lawan Meksiko, Ekuador, dan Brasil serta tiga kali imbang lawan Cile, Jerman, dan Uruguay. Mereka juga mencetak 15 gol dan hanya kebobolan lima gol.

Wajar jika kemudian Scaloni mulai melupakan Di Maria. Tapi, mantan pemain Manchester United itu mengaku tidak memahami keputusan sang pelatih.

“Saya tidak bisa menemukan penjelasan, saya tidak bisa bilang apa-apa. Buat saya, Argentina adalah yang terbaik,” kata Di Maria.

“Saya bermain di klub saya untuk berusaha meraih kesempatan dan bersaing di timnas. Sulit untuk mengerti bahwa saat saya menunjukkan performa yang bagus, saya tidak dipanggil.

“Jika saya tidak dipanggil, itu karena mereka tidak menginginkan saya. Tapi, saya akan tetap berjuang untuk masuk ke dalam tim.

“Saya sudah tua di usia 32? Jika kita mulai berpikir melakukan regenerasi, kita harus melakukan itu terhadap semua orang.

“Untuk itu, Messi, Aguero, dan Otamendi juga tidak seharusnhaya dipanggil, begitu juga dengan pemain lain yang berada dalam kondisi bagus.

“Banyak yang bilang saya sudah tua, tapi saya masih berlari seperti dulu dan bisa berada pada level yang sama dengan Kylian Mbappe dan Neymar Junior.

“Saya telah bermain bagus selama 18 bulan dan saya tidak dipanggil, saya akan terus menunjukkan bahwa saya mampu masuk ke dalam skuat itu.

“Saya berharap dengan sepenuh jiwa saya untuk kembali memakai kostum timnas. Setiap kali saya bermain bagus atau menjadi pemain yang lebih baik, saya hanya berpikir soal dipanggil ke timnas.

“Benar saya telah 12 tahun memperkuat timnas, tapi itu mimpi saya dan saya ingin terus dilibatkan.”

R
Penulis
Rijal Al Furqon