news
LIGA 1
Gelandang Madura United Guntur Ariyadi, si Anak Petani yang Kerap Bantu Orangtua di Sawah
25 September 2020 19:03 WIB
berita
Gelandang Madura United Guntur Ariyadi -- Media Madura United
PAMEKASAN – Mungkin tidak banyak yang tahu kalau Kamis (24/9/2020) kemarin diperingati sebagai Hari Tani Nasional. Apalagi seorang pemain sepak bola.

Tapi, tidak demikian halnya dengan gelandang Madura United, Guntur Ariyadi. Ia membuktikan bahwa yang memperingatinya bukan hanya kaum petani.




Baca Juga :
- Ketimbang Tarkam, Winger PSS Sleman Ini Pilih Memancing untuk Tambah Penghasilan dan Latihan
- Borneo FC Siap Tandang ke Johor Darul Takzim


Seolah tak ingin lupa kacang pada kulitnya. Dengan bangga, Guntur mengaku ia anak petani biasa dari sebuah desa di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Guntur adalah pemain kelahiran 18 Maret 1987. Bapaknya bernama Ngatemmo yang berkerja sebagai petani dalam keseharian.


Baca Juga :
- Madura United Bangun Stadion Baru untuk Akademi dan Pusat Latihan
- Gelandang Persebaya Mengadopsi Kucing Gara-gara Film Upin Ipin


Meski anak petani, Guntur mengaku tidak pernah malu mengakui. Sebab, dari situ dia bisa bersekolah dan juga bisa meniti karier sepak bola.

“Saya sejak kecil sering bantu orangtua ke sawah. Sembarang saat musim padi, bantu yang lainnya juga,” kata dia dikutip dari laman resmi klub.

Pada peringatan Hari Tani Nasional saat ini, Guntur berharap, hasil pertanian di Indonesia bisa lebih baik, maju, dan berkualitas agar bisa memenuhi kebutuhan nasional.

Selain itu, dia berharap hasil pertanian Indonesia bisa menjadi pemasok utama di kancah internasional.

Lebih lanjut, pemain senior berusia 33 tahun ini memotivasi anak muda yang berlatar belakang keluarga petani agar tidak minder.

Sebab, dia sudah merasakan menjadi anak dari seorang petani, namun bisa sukses berkarier di dunia sepak bola.

“Sebenarnya, tidak ada kata minder. Sebenarnya anak siapa pun, kalau kita punya kemauan dan tekad untuk sukses, pasti akan bisa,” Guntur menegaskan.

“Jangan lihat dari latar belakangnya, anak petani pun juga bisa menjadi orang yang sukses. Tidak selalu anak petani menjadi petani, tapi bisa jadi anggota DPR, pemimpin, dan olahragawan,” ujarnya.*M Bahrul Marzuki/05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id