news
UMUM
PSSI Komentari Keberhasilan Widodo C Putro Dianugerahi Gol Terbaik Piala Asia
24 September 2020 12:15 WIB
berita
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan -Topskor.id/Sumargo Pangestu
TANGERANG -- PSSI turut mengomentari keberhasilan Widodo C Putro yang sepakan akrobatiknya dianugerahi sebagai gol terbaik Piala Asia.

Gol salto Widodo C Putro di timnas Indonesia ke gawang Kuwait pada Piala Asia 1996 terpilih sebagai juara Bracket Challenge Piala Asia versi AFC.




Baca Juga :
- Mantan Bek Timnas Indonesia Puji Performa Elkan Baggott bersama Garuda Muda
- Inilah Daftar 22 Pemain Timnas U-16 yang Dibawa ke Uni Emirat Arab, Ada Nama Baru? Simak


Itu dipastikan melalui jajak pendapat yang dilakukan AFC, konfederasi sepak bola Asia, dalam laman resminya selama Agustus hingga September 2020.

Keberhasilan Widodo C Putro atas nama pemain timnas Indonesia itu pun turut dikomentari PSSI melalu Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.


Baca Juga :
- Bagus Kahfi Belum Bisa Bergabung dengan Timnas U-19 Meski Sudah Pulih, ini Alasan dari PSSI
- PSSI Diminta Mencontoh AFC yang Menghentikan Piala AFC dengan Alasan Force Majeure


Iwan Bule, sapaan Iriawan, menganggapinya dengan merasa ikut bangga, sebab Widodo meruapakan salah satu legenda sepak bola Indonesia.

Menurut Iriawan, Widodo yang kini melatih Persita Tangerang itu juga menjadi anutan dan idola bagi pesepak bola Indonesia hingga saat ini.

"Coach Widodo merupakan pemain yang hebat pada masanya dan saat ini juga sukses sebagai pelatih," kata Iwan Bule, dilansir dari laman resmi PSSI.

"Gol tersebut sangat spektakuler, butuh skill, teknik dan timing yang tepat untuk melakukan hal tersebut dan menjadi gol," ia melanjutkan.

Gol akrobatik Widodo dinobatkan sebagai yang terbaik dalam Braket Challenge Piala Asia versi AFC itu usai mengalahkan 31 gol terbaik pilihan AFC lainnya.

Pada babak final, gol Widodo bersaing dengan pemain asal Lebanon, Chahrour, yang mencetak gol indah ke gawang Irak dalam Piala Asia 2000.

Widodo mendapatkan total 72 persen suara, sedangkan Chahrour hanya 28 persen. Sebelum itu, Widodo mengeliminasi gol legenda Vietnam, Le Chong Vinh.

"Apresiasi dan terima kasih dari PSSI kepada AFC dan masyarakat (netizen) Indonesia yang telah memilih coach Widodo menjadi pemenang AFC Asian Cup Greatest Goals Bracket Challenge," Iriawan memungkasi.

Gol yang dibukukan Widodo memang terbilang spesial dan cukup unik dari sisi proses terjadinya, dibanding dengan 31 gol terbaik Piala Asia lainnya.

Menyambut umpan crossing Ronny Wabia dari sisi kanan, dengan keputusan yang tepat Widodo berbalik badan dan melakukan salto untuk menggapai bola.

Gol salto yang terjadi pada menit ke-20 tersebut gagal diantisipasi oleh kiper Kuwait, Khaled Al Fadhli. Pada 1996 gol ini dinobatkan sebagai yang terbaik.*

T
Penulis
Taufani Rahmanda