news
LIGA 1
Setelah Test PCR Barulah Persib Menentukan Siapa Saja yang Akan Dibawa ke Madura
23 September 2020 16:04 WIB
berita
Para pemain dalam sebuah latihan. Sebelum semuanya diboyong ke kandang Madura United, satu per satu akan melaku Tets PCR/Arief NK/Topskor
BANDUNG  –  Sebelum bertolak ke Madura, seluruh tim akan menjalani Test PCR. Test PCR ini akan dilakukan pada 29 September 2020.

Setelah sehari didapat hasilnya maka akan ditentukan siapa saja yang akan diboyong ke laga tandang perdana Extraordinary Competition Liga 1 itu.




Baca Juga :
- Cuma KLB PSSI yang Bisa Menyelamatkan Sepak Bola Nasional - BOLA JUMAT KERAMAT
- Bek Bali United Menyoroti Para Pemain Muda yang Sedang Trial di Tim Serdadu Tridatu


“Pemeriksaan  PCR memang diharuskan, wajib diterapkan setiap klub sebelum bertanding, kami akan lakukan itu dua hari sebelum berangkat,” kata dokter tim Persib, Raffi Ghani kepada Topskor.id, Rabu (23/9/2020).

Menurut Raffi, keberangkatan rombongan tim ke Madura idealnya pada 1 Oktober 2020. Tiga hari beristirahat di Surabaya dinilai cukup untuk memulihkan kondisi setelah perjalanan darat yang memakan waktu semalam jika berangkat malam dan seharian jika berangkat sejak pagi.


Baca Juga :
- Bek Persib Bandung Ini Jalani Tiga Aktivitas Sekaligus: Berlatih, Bisnis, dan Kuliah
- Liga 1 Tak Jelas, Pemain Asing Borneo FC: Ini Sudah Tidak Serius


“Jadi, ketika semua tim dalam kondisi sehat setelah Test PCR kita baru merencanakan berangkat ke Madura menggunakan jalan darat. Tetapi, tidak tahu siapa saja yang akan diboyong tergantung kondisinya masing-masing setelah ada Test PCR nanti,” ujar Raffi menambahkan.

Menurut rencana, rombongan akan berangkat menggunakan dua bus. Ini sebagai upaya menerapkan protokol kesehatan di mana jumlah penumpang di bus tetap harus dibatasi.

Raffi juga belum mengetahui persis apakah tim menginap di Surabaya atau langsung menuju Pamekasan. Namun menurutnya harus dilakukan seefiesien dan seefektif mungkin mengingat kali ini Persib akan bertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan.

“Berbeda kalau kita bermain di Bangkalan yang hanya membutuhkan waktu satu jam jika kita stay di Surabaya, namun menuju Pamekasan  menempuh perjalanan selama tiga jam, kita masih membahas dengan jajaran pelatih dan manajemen,” katanya menjelaskan lagi.

Berlaga di masa pandemi Covid-19 benar-benar menyita tenaga dan pikiran. Menghadapi Extraordinary Competition Liga 1 2020, beberapa langkah harus sesuai dengan protocol kesehatan.

Raffi pun masih menunggu intruksi PSSI dan PT LIB mengenai protokol kesehatan selama melakukan perjalanan dalam rangka pertandingan away. Menurutnya, Kamis (234/9/2020), aturan untuk hal yang satu akan diberikan kepada klub-klub oleh PSSI dan PT LIB.

“Jadi, untuk saat ini protokol kesehatan kita tempuh, luar biasa ketatnya demi kesehatan kita semuanya,” katanya.* Arief NK/01

A
Penulis
Arief N K