news
UMUM
Kemenpora Dapat Predikat WTP dari BPK RI
23 September 2020 11:05 WIB
berita
Zainudin Amali/ Husni Yamin TopSkor
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait tata kelola administrasi.

Apresiasi tersebut diberikan pada puncak acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah yang dilakukan secara virtual, Selasa (22/9/2020).




Baca Juga :
- Program Main Bola Yuk, Bukan Sekadar Adu Juggling
- Menpora RI: Kompetisi Sangat Diperlukan untuk Pembinaan Prestasi, Shin Tae-yong Saja Mengeluh


Kemenpora dapat penghargaan karena meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk Pelaporan Keuangan Tahun 2019.

Menpora Zainudin Amali mengatakan penghargaan dari Kemenkeu merupakan sebuah kehormatan bagi institusinya karena diraih dalam rentang 10 tahun.


Baca Juga :
- Catatan Menpora Usai Kunjungi Stadion si Jalak Harupat
- Ayo Ikutan Skor Virtual Ride!


Kemenpora kali terakhir mendapatkannya pada 2009. Selama kurun waktu itu pula, Kemenpora beberapa kali disorot karena laporan keuangannya.

Pencapaian ini, disebut Zainudin Amali, jadi motivasi bagi Kemenpora untuk meningkatkan Tata Kelola dan Reformasi Birokrasi menjadi lebih baik lagi.

Hal tersebut disampaikan Menpora dalam rilis yang diterima Skor.id, Selasa (22/9/2020).

"Hasil memuaskan yang diraih Kemenpora, atas predikat WTP, harus dipertahankan dan jadi tanggung jawab atas keuangan negara yang masuk anggaran Kemenpora."

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan membuat tiga kategori penghargaan, salah satunya bagi kementerian dan lembaga (K/L).

Lalu, pemerintah daerah, kabupaten, kota (pemdakabkot) yang meraih 10 kali WTP berturut-turut, penghargaan untuk K/L dan pemdakabkot yang meraih 5 kali WTP berturut-turut, dan penghargaan bagi yang dapat WTP pada tahun pelaporan 2019.

"Apresiasi dan penghargaan terus kami berikan, bagi yang konsisten 10 kali berturut-turut, dapat dijadikan contoh," kata Menkeu Sri Mulyani.

"Bagi semua yang memperoleh, terus pertahankan dan tingkatkan karena ini merupakan indikator meningkatnya tata kelola keuangan negara yang semakin baik."

Sri Mulyani berharap, tujuan tata kelola keuangan negara yang baik akan bisa dicapai. "Bagi yang belum, kami terus berharap dapat melakukan langkah-langkah efektif dan terukur."

"Utamanya dalam menindaklanjuti temuan-temuan sebagaimana yang direview oleh BPK RI sebagai audit eksternal kami," Sri Mulyani menambahkan.*MUHAMMAD RAMDAN

R
Penulis
Rizki Haerullah