news
LIGA 1
Viking Siap Patuhi Aturan, Panitia Harus Lebih Konsekuen
22 September 2020 16:54 WIB
berita
Viking Persib Club siap mematuhi aturan PT LIB demi keselamatan -Topskor.id/Arief NK
BANDUNG - Ketua Viking Persib Club, Heru Joko, menghimbau kepada anggotanya agar mematuhi apa yang dianjurkan dalam protokol kesehatan.

Heru menegaskan, larangan penonton yang tidak boleh memaksakan datang ke stadion  jelas aturan yang akan berimbas kepada tim jika tidak dipatuhi.




Baca Juga :
- Pemain Persija Latihan Mandiri Lagi sampai Ada Kepastian Liga
- Persib Tak Bubarkan Tim Seperti Klub Lainnya sebagai Pesan agar Liga 1 Tetap Berlanjut


"Yang namanya mendukung itu mah panggilan jiwa. Tapi kalau nyaah ka Persib (sayang kepada Persib), patuhi aturan yang telah ditetapkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, jadi mari semua bobotoh khususnya anggota lebih baik mendukung dan menonton di rumah saja," ujar Heru memaparkan, Selasa (22/9).

Menurut Heru, aturan yang diputuskan tersebut jelas bukan sebuah hal negatif. Tetapi katanya, itu semata-mata demi keselamatan semuanya guna menghindari munculnya kasus baru persebaran Covid-19 dari suporter.


Baca Juga :
- Soal Kapan Liga 1 Dimulai Kembali, Robert Alberts Dapat Bocoran
- Tanpa Gejala, Ronaldinho Positif Covid-19


"Intinya kan tidak boleh ada kerumunan, makanya pertandingan demi pertandingan tidak boleh disaksikan penonton, kami paham ini untuk keselamatan semuanya, kami sudah himbau tentang ini kepada seluruh anggota dan pada dasarnya semua memahami," katanya menjelaskan.

Akan tetapi, ujar pria berkacamata ini, himbauan pun tak cukup dialamatkan kepada suporter saja (bobotoh).

"Pihak panitia pun harus konsekuen dalam menerapkan aturan nanti. Artinya, harus betul-betul menjalankan apa yang tercantum dalam protokol kesehatan, sehingga nantinya tidak ada saling menyalahkan jika hal yang tidak diinginkan akhirnya terjadi," ujarnya.

Panitia kata Heru menjadi yang bertanggung jawab selama melaksanakan pertandingan.

"Pembatasan jumlah personil yang hadir di lapangan, nanti harus betul-betul sesuai, jangan membiarkan oknum bisa memasukkan orang apa itu pihak keluarganya, koleganya, sehingga jangan sampai nantinya bobotoh juga yang disalahkan, betul-betul harus konsekuen aturan yang dibuatnya sendiri," katanya lagi, menegaskan.

Keputusan klub akan dikenai hukuman berupa kekalahan apabila kedapatan suporternya memaksa datang ke stadion sudah diketuk dalam Manager Meeting Extraordinary Competition Liga 1 2020 yang digelar di Bandung, Senin (21/9/2020).

Dalam putusan yang disepakati oleh 18 perwakilan kontestan Liga 1, klub akan dinyatakan kalah meski sudah dalam posisi menang apabila suporternya ada yang datang ke stadion.

"Ini berarti  panitia yang harus benar-benar bagus dalam menjalankan tugasnya nanti, kalau kita sebagai pendukung menerima apa yang telah diputuskan karena demi keselamatan," kata Heru memungkasi.* Arief NK/01

A
Penulis
Arief N K