news
UMUM
Di Gelora 10 Nopember, Menpora Ingat Insiden Iwan Budianto Kena Mercon saat Persebaya Menjamu Arema
19 September 2020 16:48 WIB
berita
Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto (depan, kedua dari kiri) ikut mendampingi Menpora Zainudin Amali (depan, kedua dari kanan) saat berkunjung ke Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, Jumat (18/9/2020) -- Topskor / M Bahrul Marzuki
SURABAYA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali baru saja mengunjungi Kota Surabaya pada Jumat (18/9/2020).

Ia ingin memastikan Kota Surabaya sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 sudah siap menggelar ajang tersebut.




Baca Juga :
- Resmi! Bhayangkara FC Ganti nama Menjadi Bhayangkara Solo FC
- Isi Kekosongan Kompetisi, Gelandang Persebaya Ini Terbang ke London untuk Dukung Arsenal


Ada tiga lokasi stadion yang dikunjungi menteri dengan latar belakang politisi tersebut. Yakni, venue pertandingan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan dilanjut tiga tempat latihan.

Yaitu stadion legendaris Gelora 10 Nopember, kemudian ada Stadion Gelora Pancasila, dan Stadion Gelora Bangkalan di Madura.


Baca Juga :
- Besok Menikah, Perasaan Bek Persebaya Rachmat Irianto Malah Campur Aduk
- Aji Santoso Terpaksa Mengubah Jadwal Latihan Persebaya, Begini Alasannya


Usai mengunjungi semua stadion di Surabaya dan Bangkalan, Zainudin mengaku sudah sangat puas dengan semua persiapan yang ada.

"Dan yang sangat menggembirakan buat saya adalah akses. Kalau lapanganya sudah yakin pemkot all out untuk membuat itu jadi sesuai standar FIFA," ujar Zainudin. Awalnya Zainudin mengaku pesimistis dengan akses menuju ke GBT.

"Yang tadinya saya agak kuatir tentang akses. Ternyata ada lima akses. Saya kaget luar biasa Pemkot Surabaya menyiapkan untuk Piala Dunia ini dan buat kita nyaman untuk nonton," ia menambahkan.

Zainudin juga memastikan semua renovasi akan siap jauh sebelum Piala Dunia digelar pada pertengahan tahun 2021.

"Yang disampaikan ibu wali kota Surabaya (Tri Rismaharini) bahwa ini akan selesai Desember nanti. Dan kalau lihat persiapan teman-teman bagian pelaksanaan kami bisa meyakini itu bisa siap," ia menegaskan.

Jika pun tak sesuai waktu, Zainudin tetap percaya keterlambatan masih dalam batas toleransi. "Tidak berpengaruh terhadap pengujian lapangan, paling lambat Desember," katanya.

Dijelaskan Zainudin, menjadi tuan rumah piala dunia sepak bola adalah kesempatan yang sangat langka.

"Kalau 10-20 tahun lagi juga belum tentu, karena itu harus dipersiapkan penuh dan masyarakatnya harus menyambut perhelatan akbar di Indonesia ini," kata pria asal Sulawesi Selatan itu.

Saat di Surabaya, Zainudin terakhir mengunjungi Stadion Gelora 10 Nopember. Di stadion yang berlokasi di Kecamatan Tambaksari itu ia ternyata punya kenangan tersendiri.

"Ya nonton di sini. Kan GBT dulu belum ada. Manajer (Iwan Budianto, saat itu manajer Arema) kena mercon. Nonton Persebaya lawan Arema pasti itu," ujarnya seraya tertawa.

Iwan Budianto yang kini menjabat Wakil Ketua Umum PSSI, juga ikut mendampingi Menpora mengunjungi stadion-stadion di Surabaya.*M Bahrul Marzuki/05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id