news
LIGA INTERNASIONAL
Terapkan Social Distancing di Lapangan karena Curiga Ada Pemain Lawan yang Terinfeksi Covid-19, Tim Jerman Ini Kalah 0-37
19 September 2020 15:07 WIB
berita
Pertandingan tim amatir Jerman - TopSkor/Istimewa
SALAH satu tempat yang akan menimbulkan masalah jika pembatasan sosial alias social distancing diterapkan adalah lapangan sepak bola. Itu dibuktikan dalam sebuah pertandingan antara tim sepak bola amatir di Jerman akhir pekan lalu.

Ripdorf yang bermain di kompetisi kasta ke-11 liga Jerman, kalah telak 0-37 setelah mereka bermain sambil menerapkan social distancing lantaran takut ketularan virus Corona dari pemain tim lawan.




Baca Juga :
- Jerman Kalah Telak lawan Spanyol, Mesut Oezil Sindir Pelatih Joachim Loew
- Link Live Streaming Liga Negara Eropa, Mola TV: Spanyol vs Jerman, Rabu (18/11) Pukul 02.45 WIB


Ripdorf bertanding melawan SV Holdenstedt II akhir pekan lalu. Tapi, pertandingan itu memunculkan kekhawatiran setelah muncul kabar yang menyebutkan salah seorang pemain Holdenstedt pernah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi Covid-19.

Menurut Presiden Ripdorf, Patrik Ristow, seorang pemain Holdenstedt kemungkinan terinfeksi viru Corona dalam pertandingan sebelumnya lawan Eddelstorf. 


Baca Juga :
- Nations League: Kalahkan Ukraina, Jerman Geser Spanyol
- Link Live Streaming Liga Negara Eropa, Mola TV: Jerman vs Ukraina, Kamis (15/11) Pukul 02.45 WIB


Seluruh anggota skuat Holdenstedt kemudian menjalani tes Covid-19 dan semuanya menunjukkan hasil negative. Tapi, Ripdorf tidak merasa puas dengan hasil tes tersebut karena sesuai prosedur standar para pemain tersebut harus menjalani masa isolasi selama 14 hari.

Ripdorf pun mengajukan permohonan kepada otoritas sepak bola setempat agar pertandingan tersebut ditunda, tapi permohonan itu ditolak.

Penundaan tersebut hanya diberikan kepada para pemain tim inti Holdenstedt, tapi para pemain lapis kedua tim itu tetap harus bertanding. Akibatnya, Ripdorf dihadapkan pada pilihan sulit, bertanding atau membayar denda 200 euro (Rp3,5 juta).

Karenanya, Ripdorf terpaksa memilih bertanding, tapi mereka hanya menurunkan tujuh pemain lantaran para pemain lainnya menolak bermain. Ripdorf juga mengharuskan para pemain tersebut untuk menjaga jarak minimal 2 meter dengan pemain lawan sepanjang 90 menit.

Situasi ini memungkinkan Holdenstedt merajalela dengan membukukan 37 gol tanpa kebobolan satu gol pun. Meski begitu, Ripdorf tidak merasa berang. Dia malah mengucapkan terima kasih kepada para pemainnya.

“Kami bersyukur karena ketujuh pemain itu menjadi relawan. Jika tidak klub ini bakal terkena denda 200 euro karena menolak bertanding,” ujar Ristow kepada ESPN. “Itu uang yang sangat banyak buat kami, terutama di tengah masa pandemi.

“Ketika pertandingan dimulai, salah satu pemain kami mengoper bola kepada lawan dan tim kami berjalan ke pinggir lapangan. Holdenstedt kemudian mencetak gol, tapi wasit memberikan kartu merah kepada kapten kami karena tindakan tidak sportif.

“Para pemain Holdenstedt tidak mengerti. Tapi, kami tidak mau mengambil risiko. Sepanjang sisa pertandingan, para pemain kami kembali masuk ke lapangan, tapi mereka hanya berdiri.

“Mereka tidak terlibat dalam perebutan bola dan menerapkan aturan pembatasan sosial, menjaga jarak 2 meter di antara mereka dan para pemain Holdenstedt.”

Hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Jerman sudah mencapai lebih dari 250 ribu dengan jumlah kematian hampir 10 ribu.

R
Penulis
Rijal Al Furqon