news
LIGA SPANYOL
Ini Fakta bahwa Gareth Bale adalah Legend di Madrid
18 September 2020 09:40 WIB
berita
Penyerang sayap Real Madrid, Gareth Bale -Topskor.id/Grafis: JUpri Lubis
MADRID – Gareth Bale memiliki statistik dan rapor yang mengagumkan selama tujuh musim di Real Madrid. Dengan 13 trofi yang diraihnya, empat di antaranya adalah Liga Champions, bintang asal Wales ini pantas masuk kategori legend.

Jika ada alasan mengapa Madrid mampu meraih begitu banyak gelar Liga Champions di era Zinedine Zidane, tidak lain karena peran penyerang 31 tahun ini.




Baca Juga :
- Pertahanan Barcelona Kerap Melakukan Kesalahan yang Tidak Perlu, Krisis jelang Tandang lawan Juventus
- Gawat! Coutinho Absen Lawan Juventus


Kini, bahkan banyak yang tidak mengerti mengapa Bale seperti tidak mendapatkan tempat yang semestinya dalam sepak bola Spanyol.

Berikut fakta pencapaian Bale yang membuatnya pantas dikategorikan sebagai legenda Los Merengues:


Baca Juga :
- Cetak Dua Gol dan Memberi Dua Assist, Papu Gomez Terpilih sebagai Pemain Terbaik September Seri A
- Antonio Conte Ingin Inter Mencontoh Liverpool: Mereka Kini adalah Mesin Perang


13 Gelar dalam 7 Tahun

Dengan 13 trofi yang diraihnya bersama Madrid sepanjang tujuh tahun terakhir ini, dengan demikian pula Bale rata-rata meraih dua trofi per tahun bersama Los Merengues.

Apalagi, dari 13 trofi tersebut, empat di antaranya adalah Liga Champions. Bahkan, dia melebihi catatan pelatih Madrid sendiri, Zinedine Zidane yang meraih enam trofi lima tahun. Zidane adalah legend bagi Madrid, begitu pula Bale.

Melebihi Ronaldo (Brasil)

Dalam kariernya di Los Merengues selama tujuh tahun (2013-2020), Bale total telah mencetak 105 gol dalam semua ajang. Jumlah tersebut satu gol lebih banyak dibandingkan dengan Ronaldo Nazario (Brasil) yang menorehkan 104 gol.

Fakta bahwa Bale bukanlah selalu menjadi penyerang utama atau pemain starter, statistik tersebut luar biasa. Bale rata-rata mampu mencetak satu gol setiap 170 menit.

Melebihi Bekcham

Bale adalah pemain yang lengkap. Bukan hanya mampu memburu gol melainkan juga memberikan umpan bagi rekannya untuk mengoyak gawang lawan (assist).

Total, ada 68 assist dalam kariernya untuk gol-gol Madrid. Yang menarik pula, 19 di antaranya diciptakan di ajang Liga Champions.

Dengan jumlah 68 assist tersebut, Bale bahkan jauh lebih baik dibandingkan salah satu mantan bintang Madrid asal Britania, David Beckham yang menorehkan 51 assist pada empat tahun kariernya di Madrid.

Tiga Gol Krusial dalam Final

Liga Champions dan Bale memang tidak dapat dipisahkan. Bale mencetak dua gol krusial dalam dua final Los Merengues. Pertama ketika mencetak gol dalam perpanjangan waktu pada final 2013/14, gol yang kemudian membuat Madrid unggul 2-1 dan akhirnya menang 4-1.

Gol Bale pada menit ke-110 tersebut menginspirasi rekan setimnya setelah dalam waktu normal (90 menit+), laga imbang 1-1.

Lalu, empat tahun kemudian, Bale mencetak gol spektakuler dengan tendangan salto ke gawang Liverpool dalam final 2017/18. Bukan hanya satu gol, dia pun mencetak gol kedua Madrid dalam kemenangan 2-1, Madrid pun tampil sebagai juara.

Bale terlibat dalam terciptanya gol Madrid dalam sembilan final. Salah satu yang mengesankan dalam final Piala Raja 2013/14 ketika beradu sprint dengan bek Barcelona, Marc Bartra. Gol dengan cara menggiring bola dari setengah lapangan ini merupakan salah satu gol terbaik Bale.

Selalu Produktif dalam Gol

Dalam tujuh musim bersama Madrid pula, ditandai dengan sejumlah cedera dan jarang dimainkan, Bale masih mampu mencetak lebih dari 10 gol dari setiap musimnya.

Gol terbanyak Bale dalam satu musim terjadi pada 2015/16 ketika dia mencetak 19 gol dalam 23 laga. Lalu apda 2017/18 dia juga mencetak 16 gol dari 26 pertandingan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat