news
UMUM
Wow! Khabib Nurmagomedov Beri Tanggapan soal Perbandingan dengan Muhammad Ali
18 September 2020 04:17 WIB
berita
Khabib Nurmagomedov merasa tidak layak dibandingkan dengan legenda tinju Muhammad Ali.-TopSkor.Id/Istimewa-
MOSKOW - Petarung mixed martial arts (MMA) Khabib Nurmagomedov dan legenda tinju Muhammad Ali terkadang suka dikaitkan secara bersama. Wajar saja, mereka memiliki dua persamaan, yaitu sama-sama juara dunia dan Muslim.

Di luar itu, Khabib Nurmagomedov, tak berpikir ada kesamaan lain di antara mereka. Ia bahkan merasa tidak layak dibandingkan dengan sosok legendaris seperti Muhammad Ali.




Baca Juga :
- Putra Legenda Tinju Ricky Hatton Gabung dengan Eddie Hearn dan Akan Debut Profesional Tahun Depan
- McGregor (1) Vs Poirier: Kamp Pelatihan dan Proses Transformasi Itu Berawal di Lagos


Menurut Nurmagomedov, menyandingkannya dengan nama besar seperti Muhammad Ali justru malah seperti tidak menghormati sang legenda, yang wafat pada 2016.

“Saya senang orang-orang membandingkan kami, namun saya pikir itu tidak pantas dan tak perlu dilakukan,” ujar Khabib Nurmagomedov kepada True Gym MMA.


Baca Juga :
- McGregor Beberkan Kontrak Pertarungan Tinju dengan Manny Pacquiao, Harus Terjadi pada 2021
- Sepupu Khabib Nurmagomedov Mencekik Lawannya dengan Dingin


Ali, yang memenangi medali emas Olimpiade 1960 serta meraih gelar kelas berat WBA dan WBC di usia 22 tahun pada 1964, telah dianggap sebagai petinju terbaik sepanjang masa.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh terpenting abad 20 tak hanya karena pencapaiannya di dalam ring, tetapi juga kepeduliannya terhadap isu sosial dan politik.

Muhammad Ali adalah simbol perlawanan kaum kulit hitam yang kerap mengalami diskriminasi. Dan ini yang membuat Nurmagomedov tidak pantas disandingkan dengannya.  

“Semua hal yang dilakukan Ali di luar ring, dengan semua itu saya jelas bukan apa-apa dibandingkan dengannya,” kata Khabib Nurmagomedov.

“Dia adalah juara dunia saat itu. Dia dari ras yang berbeda dan di Amerika Serikat ketika itu kaum kulit hitam diperlakukan dengan sangat buruk.”

“Dia melawan ketidakadilan itu dan mampu menggerakkan dan mengubah sikap kaumnya. Saya pikir itu luar biasa dan karenanya kami tidak pantas dibandingkan,” sambungnya.

The Eagle, julukan Khabib Nurmagomedov, mulai dibandingkan dengan Ali setelah sukses meraih gelar juara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), 2018 lalu.

Ketika itu, petarung asal Rusia ini mengalahkan Conor McGregor. Dan Nurmagomedov juga punya rapor duel fantastis, tak pernah kalah dalam 28 laga sepanjang kariernya.

Kini, The Eagle tengah bersiap melakoni pertarungan ke-29 sekaligus mempertahankan titelnya juara kelas ringan UFC melawan Justin Gaethje pada 24 Oktober mendatang.

I
Penulis
Igor Hakim