news
UMUM
Venue Voli PON 2020 Bakal Megah, Punya Delapan Lapangan dan Akan Didaftarkan Masuk Rekor MURI
16 September 2020 23:37 WIB
berita
Kondisi GOR Koya Timur pada Februari 2020 lalu, kini pembangunan GOR tersebut sudah mencapai 99 persen -- IG Dispora Kota Jayapura
JAYAPURA – Salah satu venue yang bakal menarik perhatian pada gelar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 mendatang di Papua, adalah pada cabang bola voli.

Betapa tidak, venue tersebut dibangun di atas gunung dan satu-satunya yang memiliki delapan lapangan, baik untuk pertandingan maupun pemanasan. Fasilitasnya pun lengkap dan berstandar internasional.




Baca Juga :
- Keren! Voli Pantai PON Papua Akan Digelar di Pegunungan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini
- Si Tomboy Aprilia Manganang Putuskan Pensiun dari Voli karena Ingin Hidup Lebih Baik


Terletak di wilayah Koya, Kota Jayapura, pembangunan venue diperkirakan menelan biaya lebih dari Rp 372 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Maka itulah, Pemerintah Provinsi Papua akan mendaftarkan venue cabang olahraga voli PON 2021 masuk catatan Museum Rekor Indonesia (MURI).


Baca Juga :
- Randy Saputra: Sayalah Pemain Pertama yang Menjebol Gawang Persipura di Kandangnya
- Bakat Papua Ini Mengabaikan Berbagai Klub demi Mengawali Karier di Persija


Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua, Alexander Kapisa.

“Pemerintah Papua bersama PT PP (Pembangunan Perumahan) akan daftarkan venue ini ke MURI karena venue bola voli Papua satu-satunya yang punya delapan lapangan,” kata Kapisa dalam laman resmi PON XX, Rabu (16/9/2020).

“Uniknya itu lapangan pemanasannya berada di bawah tanah. Begitu juga lapangan voli pasirnya yang berada di atas gunung,” ia menambahkan.

Kapisa berharap dengan adanya rekor MURI nanti dapat memotivasi atlet Papua untuk menorehkan prestasi gemilang pada PON Papua 2021.

“Ini venue voli termegah di Indonesia dan hanya ada di Papua. Dengan kemegahan ini harus diikuti prestasi yang mumpuni,” ujar Kapisa.

Manajer proyek PT PP Adin Setiawan mengatakan, proses pembangunan venue voli saat ini sudah mencapai 99,5 persen dan akan selesai akhir September nanti.

“Pekerjaan rampung nanti pada 30 September ini berdasarkan kontrak. Sebenarnya harus rampung bulan Juli lalu. Namun dikarenakan adanya pandemi Covid-19 membuat adendum kontrak berubah,” kata Adin.

Selain voli indoor, di tempat yang sama juga bakal dipertandingkan voli pantai. Arena voli pantai PON Papua 2021 mempunyai dua lapangan pertandingan serta dua lapangan pemanasan. Terdapat pula tiga tribune yang bisa menampung 623 penonton.

Sementara arena voli indoor memiliki dua lapangan pemanasan di bawah tanah dan dua lapangan pertandingan. Venue ini dapat menampung hingga 2.200 penonton.*Antara/05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id