news
LIGA 1
Tugas Tim Medis pada Kompetisi Musim Ini Tiga Kali Lebih Berat dibanding Biasanya
16 September 2020 23:11 WIB
berita
Seorang petugas kesehatan melakukan swab test kepada bek Bali United Leonard Tupamahu beberapa waktu lalu -- Media Bali United
JAKARTA – Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sadar betul lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2020 mulai 1 Oktober mendatang, akan digelar di tengah pandemi virus corona yang belum mereda.

Maka itu, PT LIB pun menyelengarakan Medical Workshop Extraordinary Competition 2020 secara virtual pada Rabu (16/9/2020) pukul 9.30 WIB hingga 18.00 WIB.




Baca Juga :
- Bhayangkara FC Kalah dari Persita Tangerang, Paul Munster: Hasil Bukan Target Kami
- Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Bek Persik Andri Ibo Lega dan Ucapkan Syukur


Tujuannya memberikan edukasi kepada tim mengenai protokol kesehatan yang akan diterapkan pada saat kompetisi bergulir.

Acara yang diperuntukkan bagi Dokter Tim dan Medical Officer klub-klub Liga 1 dan Liga 2 ini juga diikuti oleh perangkat pertandingan.


Baca Juga :
- Meski Persita Kalahkan Bhayangkara, Widodo Melihat Beberapa Pemain Belum Saling Paham
- Polres dan Pemkab Pamekasan Beri Lampu Hijau Penggunaan Ratu Pamelingan sebagai Kandang Madura United


Di antaranya Match Commissioner, Local General Coordinator (LGC), Local Media Officer (LMO) dan Local Security Officer (LSO).

Tak hanya itu, dinas kesehatan dari beragam daerah dan manajer stadion juga dilibatkan untuk kelancaran kompetisi yang bakal kembali bergulir pada Oktober 2020. Total, webinar Medical Workshop kali ini diikuti 220 partisipan.

"Tujuan diadakannya workshop ini tak hanya memberikan informasi mengenai protokol kesehatan,” kata Direktur PT LIB Akhmad Hadian Lukita, dikutip dari laman resmi LIB.

“Namun juga diharapkan mampu menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat bahwa pada saat sekarang ini harus selalu menjalankan adaptasi kebiasaan baru dalam berbagai aktivitas,” Akhmad Lukita menambahkan.

Kebiasaan baru tersebut dijelaskan Akhmad Lukita di antaranya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Dalam Medical Workshop Extraordinary Competition 2020 tersebut melibatkan delapan narasumber yang sebagian besar adalah para dokter.

Mereka adalah dr. Bonnie Pahlavie (Dinas Kesehatan DKI Jakarta), dr. Syarif Alwi, dr. Ahmad Nizar Caesarea Noor, dan dr. Alfan Nur Asyhar.

Dalam kesempatan itu Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bernardus Wisnu Widjaja yang juga mengikuti acara ini, menerangkan bahwa situasi saat ini memang belum kondusif.

Tapi, bukan berarti harus menghentikan semua aktivitas. Termasuk sepak bola.  "Dalam kondisi seperti itulah yang menuntut kita untuk cepat beradaptasi serta tetap bisa produktif," kata Wisnu

Sementara itu Direktur Operasional PT LIB Sudjarno mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah positif untuk menggulirkan kompetisi sepak bola nasional.

Kompetisi yang tetap menjunjung tinggi fair play, sportivitas, dan patuh pada protokol kesehatan.

"Lebih dari itu, kami juga menyadari, tugas yang akan dibebankan kepada tim medis akan dua atau tiga kali lebih berat dibandingkan biasanya,” ujar Sudjarno.

“Dibutuhkan ketelitian, kedisiplinan dan komitmen yang tinggi bagi seluruh petugas medis di klub dan penyelenggaraan pertandingan," Sudjarno menambahkan.

Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan 1 Oktober mendatang. Pekan keempat dimulai laga PSS Sleman kontra Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Sementara kompetisi Liga 2 dimulai pada 17 Oktober 2020.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id