news
UMUM
Jelang IBL 2020, Pacific Caesar Surabaya Datangkan Dua Pelatih Lokal Setelah David Singleton Hengkang
16 September 2020 21:33 WIB
berita
Skuat Pacific Caesar Surabaya -- IBL Indonesia
SURABAYA – Kompetisi bola basket IBL 2020 direncakan kembali bergulir 13-27 Oktober 2020 di Mahaka Arena Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Namun, persiapan klub asal Surabaya, Pacific Caesar agak sedikit terganggu karena pelatih asingnya asal Amerika Serikat David Singleton tidak bisa kembali ke Indonesia.




Baca Juga :
- Sulit Cari Lapangan Latihan karena PSBB, Manajer Satria Muda: Nanti Pemain Malah Jadi Atlet Fitness
- Perbasi, IBL, dan BNPB Tandatangani MoU, Lanjutan IBL 2020 Dipastikan Tetap On Schedule


Sebagai gantinya, Pacific mendatangkan dua pelatih lokal sekaligus. Mereka adalah Aries Herman yang berposisi sebagai pelatih kepala, dan Moses Foresto sebagai asisten pelatih.

Dikutip dari laman resmi IBL Rabu (16/9/2020), Aries Herman cukup dikenal di kalangan basket level kampus. Ia juga malang melintang pada kompetisi lokal Kota Surabaya.


Baca Juga :
- Imbas PSBB, Satria Muda Cari Tempat Alternatif Latihan di Luar Jakarta
- Dilatih Perempuan, Kata Pemain Muda Klub IBL Bima Perkasa, Tifan Eka Pradita: Sama Saja


Salah satu pengalamannya adalah melatih tim Universitas Airlangga dalam kompetisi Mahasiswa. Aries pernah membawa Unair juara Liga Mahasiswa tahun 2014.

Sedangkan Moses Foresto merupakan pelatih yang terkenal di Banjarmasin. Perannya mengembangkan basket Banjarmasin dan pembinaan di daerah asalnya patut di acungi jempol.

Foresto juga punya pengalaman segudang, dan namanya pun dikenal pada kompetisi DBL Indonesia. "Siap tidak siap, kami harus siap. Kami punya target ke semifinal," Aries menegaskan.

"Saat ini kami sudah 60 persen. Pemain juga punya motivasi yang bagus. Saya yakin dengan latihan tepat, nustrisi tepat, dan istirahat yang tepat, kemampuan mereka bisa meningkat," timpal Moses.

Pacific Caesar berada pada peringkat keenam klasemen IBL 2020 dari 10 kontestan. Pada babak playoff, Pacific akan bertanding melawan empat tim lainnya.

Yaitu Amartha Hangtuah, Prawira Bandung, Bank BPD DIY Bima Perkasa, dan Satya Wacana Salatiga. Dari lima tim ini, akan dipilih empat terbaik untuk masuk ke semifinal.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id