news
TOP GOSSIP
Terlilit Utang Rp 19 Miliar, Restoran Milik Juan Mata di Manchester Gulung Tikar
16 September 2020 20:49 WIB
berita
Juan Mata dan Restoran Tapeo & Wine - TopSkor/Istimewa
MANCHESTER – Gelandang Manchester United, Juan Mata, terpaksa menutup restoran miliknya di Manchester, Selasa (15/6), lantaran terlilit utang sebesar hampir 1 juta paun (Rp19,2 miliar).

Restoran yang khusus menyajikan makanan dan anggur khas Spanyol bernama Tapeo & Wine yang berlokasi di pusat Kota Manchester itu gulung tikar setelah baru empat tahun berdiri.




Baca Juga :
- Van De Beek Rayakan Kepindahan ke MU dengan Membeli Mobil Range Rover Terbaru Seharga Rp 2,8 Miliar
- Suasana Ruang Ganti Manchester United Sangat Baik Menjelang hadapi Crystal Palace, Malam Ini


Mata bersama ayahnya membuka restoran Tapeo & Wine di Manchester pada 2016. Gagasan itu muncul setelah dia merasa dikecewakan oleh makanan Spanyol yang dijual di kota tersebut.

Restoran milik pria 32 tahun itu pun mendapatkan penilaian yang bagus dari para penikmat kuliner Spanyol di Inggris, baik makanannya maupun anggurnya. Situs pariwisata TripAdvisor pun memberikan rating yang sangat tinggi, 4,5/5.


Baca Juga :
- Gajinya Dinaikkan Hampir 2 Kali Lipat, Bayaran Aubameyang di Arsenal Masih Kalah dari David De Gea di MU
- Gareth Bale Merapat ke Tottenham, MU Dekati Sancho Lagi


Juli lalu, tabloid SunSport mengabarkan bahwa usaha milik mantan pemain Valencia tersebut mengalami masalah keuangan yang sangat serius di tengah wabah virus Corona.

Data pembukuan yang dilaporkan kepada Companies House musim panas lalu menunjukkan adanya utang sebesar 772.086 paun (Rp14,8 miliar) yang melilit restoran itu pada 2018. Nilai ini mengalami peningkatan dari 593.548 paun (Rp11,4 miliar) pada 2017.

Penutupan restoran Tapeo & Wine diumumkan dalam sebuah pernyataan di akun media sosial resmi mereka yang berbunyi: “Adios y gracias! (Selamat tinggal dan terima kasih!)

“Sayangnya, dan setelah lima tahun mengupayakan yang terbaik untuk membawa cita rasa Spanyol kepada Anda, melalui makanan, minuman, dan pelayanan kami, restoran kami Tapeo and Wine tidak akan lagi membuka pintu.

“Kami harus mengambil keputusan ini sebagai akibat dari sejumlah faktor dan kami berterima kasih kepada Anda satu per satu yang dalam beberapa tahun ini telah datang dan menikmatinya bersama kami!

“Semua ini adalah perjalanan yang menyenangkan dan kami akan selalu berterima kasih atas cinta dan dukungan Anda!”

Sebagai pemilik modal, Mata menyerahkan penanganan restoran Tapeo & Wine kepada ayahnya, Juan Mata Rodriguez.

Pada peresmiannya 2016 silam, restoran ini menggelar pesta Natal Kota Manchester yang dihadiri sejumlah rekan senegara Mata di MU seperti David De Gea dan Ander Herrera.

Bisnis restoran dan tempat hiburan memang terkena dampak yang paling parah oleh wabah virus Corona. Tapeo & Wine pun bukan satu-satunya restoran bernuansa Liga Primer yang terpaksa gulung tikar.

Restoran Piebury Corner di Islington yang sangat identic dengan Arsenal, terpaksa menutup kedua cabang mereka di London Utara Agustus lalu.

R
Penulis
Rijal Al Furqon