news
UMUM
Kerangka Timnas U-19 Mulai Terbentuk, Lima Pemain Ini Selalu Dipasang sebagai Starter oleh Shin Tae Yong
16 September 2020 20:30 WIB
berita
Sayap timnas U-19 Witan Sulaeman (kiri) beraksi saat melawan Bulgaria U-19 pada International U-19 Friendly Tournament 2020 di Stadion Igraliste NK Polet, Sveti Martin na Mauri, Sabtu (5/9/2020) - Media PSSI
JAKARTA – Pelatih Shin Tae Yong sepertinya sudah mulai menemukan kerangka tim nasional U-19 Indonesia.

Terbukti dalam tiga pertandingan turnamen mini di Kroasia 5-11 September lalu, sang pelatih selalu menyertakan nama lima pemain dalam timnya.




Baca Juga :
- Pola Makan Timnas U-19 Dijaga Eks Pelatih Fisik Timnas Korsel, Pernah Menangani Son Heung Min
- Timnas U-19 Kebobolan di Menit Akhir, Ini yang Menjadi Evaluasi Shin Tae-yong


Dari tiga laga tersebut, Shin Tae Yong juga tidak banyak mengganti susunan pemain dalam daftar starter.

Kelima pemain itu adalah kiper Muhammad Adi Satryo, Komang Tri Arta, David Maulana, Witan Sulaeman, dan Irfan Jauhari.


Baca Juga :
- Timnas U-19 Indonesia Akan Bertolak ke Turki untuk hadapi Lima Negara
- Siaran Langsung NET TV dan Mola TV: Timnas Indonesia U-19 versus Qatar Malam Ini Pukul 20.30 WIB


Namun, hanya dua pemain yang selalu bermain penuh dalam tiga pertandingan yakni Adi Satryo dan Witan Sulaeman.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam turnamen mini tersebut skuat Garuda Muda menghadapi Bulgaria U-19, Kroasia U-19, dan Arab Saudi U-19.

Hasilnya, timnas U-19 dua kali menelan kekalahan dan satu kali imbang. Takluk 0-3 dari Bulgaria U-19 pada laga pertama, lalu tumbang 1-7 dari Kroasia U-19.

Kemudian pada pertandingan terakhir, timnas U-19 menahan imbang Arab Saudi U-19 dengan skor 3-3.

Adi Satryo tampil dalam tiga pertandingan dan kebobolan 13 gol. Meski demikian, ia juga sukses mencatatkan tujuh penyelamatan.

Lima intersep dan dua sapuan juga berhasil dibukukan penjaga gawang PSMS Medan itu.

Kemudian di lini belakang, Shin Tae Yong memasang Komang Tri Arta, yang sebelumnya adalah seorang gelandang, menjadi palang pintu pertahanan.

Hasilnya tak terlalu mengecewakan. Dari 213 menit di atas lapangan, Komang Tri memenangi 67 persen dari total enam upaya.

Tackle sukses pemain Bali United itu menyentuh angka 63 persen. Enam intersep dan 22 sapuan juga diukir oleh Komang Tri.

Akurasi umpan Komang Tri mencapai angka 77 persen dari 56 kali percobaan.

Beralih ke sektor gelandang, metronome permainan timnas U-19, David Maulana, masih menjadi tulang punggung dalam era Shin Tae Yong.

David satu kali melepaskan operan kunci dan tujuh kali melakukan pemulihan bola.

Statistik mencolok dari David adalah total umpan yang ia lepaskan. Dari 80 kali membuat operan, 75 persen di antaranya tercatat akurat.

Witan Sulaeman yang dipanggil dari tim Serbia, FK Radnik Surdulica, menjadi pemain lain yang tampil penuh dalam tiga laga.

Witan sempat membuat satu assist pada laga terakhir kontra Arab Saudi U-19. Satu operan lain yang ia lepaskan kepada Irfan Jauhari pada gol pertama tim Garuda Muda tak dihitung assist karena lebih dulu mengenai lawan.

Pemain sayap asal Palu ini empat kali dilanggar dari tiga laga. Posisinya di sektor sayap terbilang mumpuni karena mampu melakukan delapan dribel dengan rasio kesuksesan mencapai 75 persen.

Witan pun dua kali melepaskan tembakan, namun belum ada yang mengarah tepat ke gawang.

Terakhir, pemain kelima yang menjadi kepercayaan Shin Tae Yong adalah Irfan Jauhari, wonderkid Bali United.

Diposisikan sebagai second striker, Irfan sukses membukukan satu gol atas namanya.

Sebagai pemain lini serang, Irfan delapan kali dilanggar oleh lawan, namun ia juga melanggar pemain lawan sejumlah itu.

Dua operan kunci sukses disumbangkan Irfan untuk rekannya. Plus, tiga tembakan dengan persentase 33 persen yang mengarah ke gawang.*Taufan Bara Mukti/05

Statistik Lima Pemain Timnas U-19 Indonesia yang Selalu Menjadi Starter dalam 3 Laga Uji Coba

 

1. Muhammad Adi Satryo

Main: 3

Menit bermain: 270

Dilanggar: 1

Intersep: 5

Sapuan: 2

Penyelamatan: 7

Total umpan (% sukses):67 (73%)

 

2. Komang Tri Arta

Main: 3

Menit bermain: 213

Melanggar: 3

Dilanggar:1

Duel udara (% sukses): 6 (67%)

Tekel (% sukses): 8 (63%)

Intersep: 6

Sapuan: 22

Recovery: 4

Blok tembakan: 1

Blok umpan silang: 1

Offside: 1

Total umpan (% sukses): 56 (77%)

 

3. David Maulana

Main: 3

Menit bermain: 255

Umpan kunci: 1

Melanggar: 3

Dilanggar: 2

Tekel (%sukses): 4 (50%)

Intersep: 5

Sapuan: 2

Recovery: 7

Blok tembakan: 1

Blok umpan silang: 1

Offside:1

Total umpan (% sukses): 80 (75%)

 

4. Witan Sulaeman

Main: 3

Menit bermain: 270

Assist: 1

Umpan kunci: 3

Melanggar: 8

Dilanggar: 4

Total tembakan (%sukses): 2 (0%)

Duel udara (%sukses): 2 (50%)

Tekel (%sukses): 10 (70%)

Dribel (%sukses): 8 (75%)

Intersep: 9

Sapuan: 1

Recovery: 4

Offside: 2

Total umpan (%sukses): 67 (69%)

 

5. Irfan Jauhari

Main: 3

Menit bermain: 225

Gol: 1

Umpan kunci: 2

Melanggar: 8

Dilanggar: 8

Total tembakan (%sukses): 3 (33%)

Diel udara (%sukses): 3 (0%)

Tekel (%sukses): 5 (60%)

Dribel (%sukses): 2 (50%)

Intersep: 1

Sapuan: 1

Recovery: 3

Offside: 2

Total umpan (%sukses): 53 (85%)

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id