news
LIGA INTERNASIONAL
Meludahi Bek Marseille, Di Maria Terancam Sanksi 6 Laga Bahkan Bisa Dipidana karena Langgar Protokol Kesehatan Covid-19
16 September 2020 17:13 WIB
berita
Cuplikan video Angel Di Maria meludah ke arah Alvaro Gonzalez - TopSkor/Istimewa
PARIS – Winger Paris Saint Germain, Angel Di Maria, terancam sanksi yang sangat berat setelah beredar rekaman video yang memperlihatkan dia tengah meludah ke arah bek Olympique Marseille, Alvaro Gonzalez. 

Insiden ini terjadi dalam laga Ligue 1 di Parc Des Princes, Minggu (13/9), saat Les Parisiens dipaksa menyerah 0-1 oleh Les Pocheens.




Baca Juga :
- Hanya Kalah Tipis dari Persik Kediri, Pelatih PSG Tetap Puas
- "Dia Hanya Tahu Taktik Oper Bola ke Neymar!" Pelatih Thomas Tuchel Mulai Tak Dipercaya Pemain PSG


Pertandingan yang dilabeli Le Clasique ini diwarnai oleh keributan antara para pemain kedua tim di menit terakhir yang memaksa wasit mengeluarkan lima kartu merah sekaligus.

Tiga dari kartu merah itu diberikan kepada pemain PSG, Neymar Junior, Leandro Paredes, dan Layvin Kurzawa. Neymar  bahkan terancam sanksi maksimal tujuh pertandingan lantaran memukul bagian belakang kepala Gonzalez meski dia berkilah aksinya dilakukan sebagai respons atas komentar rasialis yang dilontarkan bek asal Spanyol tersebut.


Baca Juga :
- Neymar Diskorsing Dua Pertandingan, Ligue 1 Menyelidiki Klaim Rasisme PSG vs Marseille
- “Saya Hitam, Putra dari Orang Kulit Hitam, dan Saya Bangga!" Neymar Terus Serang Bek Marseille yang Menyebutnya "Monyet"


Di pihak lain, Di Maria tidak mendapatkan kartu dalam insiden keributan itu, tapi dia juga dibayangi sanksi yang tidak kalah berat daripada Neymar lantaran tertangkap kamera saat meludah ke arah Gonzalez.

Dalam cuplikan video yang tayangkan oleh stasiun televisi Telefoot, Selasa (15/9), pemain asal Argentina itu terlihat menoleh kepada Gonzalez untuk kemudian meludah ke arahnya saat dia berjalan menjauh. 

Gonzalez terlihat berang atas ulah Di Maria dan meneriaki mantan pemain Manchester United itu. Video kemudian di-pause saat Di Maria menolehkan kepalanya sebelum kemudian meludah dan gambarnya diperbesar. 

Direktur Teknik Wasit Ligue 1, Pascal Garibian, menjelaskan bahwa video assistant referee (VAR) tidak menemukan cuplikan untuk membuktikan tuduhan tersebut. 

“Insiden ini sempat dicari oleh VAR pada saat itu dan kami tidak bisa menemukan cuplikan apapun untuk mendukung tuduhan tersebut,” kata Garibian.

“Bukan berarti insiden itu tidak terjadi, tapi tidak ada cuplikan video yang meyakinkan yang bisa mendukung tuduhan tersebut pada momen itu.”

Meski begitu, Komite Disiplin Ligue 1 kemungkinan akan terus melakukan investigasi atas dugaan aksi meludah yang dilakukan Di Maria. Jika terbukti, mantan pemain Real Madrid itu bisa dijatuhi sanksi maksimal enam pertandingan. 

Di Maria bahkan terancam sanksi yang jauh lebih berat lagi karena meludah di lapangan, apalagi diarahkan terhadap seseorang, merupakan pelanggaran protokol kesahatan yang sangat serius di tengah wabah virus Corona.

R
Penulis
Rijal Al Furqon