news
UMUM
Catat Rekor! Gol Salto Widodo C. Putro Tembus "Final Piala Asia" usai Kalahkan Striker Vietnam
16 September 2020 14:05 WIB
berita
Media AFC
JAKARTA - Gol salto legenda timnas Indonesia Widodo Cahyono Putro pada Piala Asia 1996 ke gawang Kuwait nyatanya masih terus dikenang oleh pecinta sepak bola Tanah Air hingga saat ini.

Bahkan, AFC memilih gol yang dicetak oleh pelatih Persita Tangerang di Liga 1 tersebut salah satu yang terbaik sejak Piala Asia kali pertama bergulir.




Baca Juga :
- Widodo Tertinggal dari Le Cong Vinh pada Semifinal Asian Cup Greatest Goal, Butuh Dukungan Netizen Indonesia
- Widodo C Putro Siap-siap Tantang Le Cong Vinh pada Semifinal Nominasi AFC Asian Cup Greatest Goals


Gol Salto Widodo bahkan akhirnya sukses mencapai "partai puncak" Bracket Challenge AFC, usai mengalahkan gol dari striker timnas Vietnam Le Cong Vinh ke gawang Uni Emriat Arab (Piala Asia 2007) di semifinal.

Jumlah voters dalam semifinal gol Widodo versus Cong Vinh ini bisa jadi merupakan rekor terbanyak. Bagaimana tidak, kurang dari satu pekan proses voting dibuka, ada 4,6 juta lebih voters berpartisipasi.


Baca Juga :
- Ayo Voting Terus! Gol Salto Widodo Kini Unggul Jauh Atas Gol Al Rawashdeh dalam Pemilihan Greatest Goal Piala Asia
- Mantap! Gol Salto Widodo C Putro pada 1996 Bakal Masuk 16 Besar Gol Terbaik Piala Asia Versi AFC


Widodo berhasil mengungguli gol Le Cong Vinh dengan mendapat voting sebesar 56 persen atau sekitar 2,5 juta lebih pemilih. Tidak hanya warga Indonesia tentunya yang memilih, pecinta sepak bola di seluruh Asia bahkan dunia pun berhak menentukan pilihannya di website AFC.

Dengan hasil ini artinya banyak orang menilai gol Widodo merupakan salah satu gol paling ikonik dalam sejarah Piala Asia. Widodo mencetak gol spektakuler lewat salto  di Stadion Mohammed Bin Zayed.

Menyambut umpan crossing Ronny Wabia dari sisi kanan, tanpa pikir panjang Widodo langsung berbalik badan dan melakukan salto untuk menggapai bola.

Gol salto yang terjadi di menit ke-20 tersebut gagal diantisipasi oleh kiper Kuwait, Khaled Al Fadhli. Khaled sendiri dalam sebuah wawancara seusai pertandingan mengatakan sepanjang kariernya tak akan pernah melupakan gol yang merobek jala gawangnya tersebut.

"Terimakasih banyak kepada bapak, Ibu dan rekan-rekan semua atas dukungan yang sangat luar biasa ini untuk sepak bola Indonesia," kata Widodo Cahyono Putro.

Pada partai final, gol salto Widodo akan bertarung kembali menghadapi gol mantan pemain timnas Lebanon Abbas Chahrour yang di semifinal lainnya berhasil mengalahkan gol dari kapten timnas India Sunil Chhetri.*04

news
Penulis
Furqon Al Fauzi
For me, Everyday it's a Game Day....