news
LIGA 1
Sang Kekasih Merasa Paul Munster Tidak Akan Lama Melatih di Indonesia
15 September 2020 20:30 WIB
berita
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster (kiri) bersama kekasihnya, Desiree Kujala - Dok. Paul Munster (Instagram)
JAKARTA - Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, disebut kekasihnya, Desiree Kujala, tidak akan lama melatih di Indonesia. Paul Munster baru berkarier di Indonesia, tepatnya pada 1 September 2019, yakni melatih Bhayangkara FC di Liga 1 2019.

Sepak terjang Paul Munster tak bisa dibilang buruk dan Bhayangkara FC mempertahankannya untuk terus ada di Indonesia. Meski begitu, bagi Desiree Kujala, ia merasa bahwa Paul Munster nantinya tidak akan bertahan lama melatih di Indonesia.




Baca Juga :
- Timnas U-16 Indonesia Butuh Tingkatkan Keseimbangan
- Pemerintah Harus Serahkan Pengelolaan Stadion kepada Klub, Agar Bisnis Sepak Bola Bertumbuh


Perasaan itu diungkapkan Desiree pada konten blog pribadinya, yang bertemakan menjawab pertanyaan tentang dirinya. Yakni kala menjawab pertanyaan bagaimana Desiree melihat dirinya dalam lima tahun ke depan.

"Dalam lima tahun, saya akan berusia 31 tahun dan semoga Paul dan saya akan menikah dan memiliki anak. Kami memiliki rumah di Swedia sebagai tempat tinggal," katanya. "Tetapi kami masih tinggal di luar negeri, dimana saya tidak bisa menjawab. Itu tergantung pada pekerjaan Paul, tetapi mungkin di suatu tempat di Eropa."


Baca Juga :
- Kualitas Elkan Baggott Menurut Bek Kanan Timnas U-19 Indonesia Bagas Kaffa
- Liga 1 Tak Jelas, Pemain Asing Borneo FC: Ini Sudah Tidak Serius


Ya, dari jawaban itu, Desiree merasa bahwa dalam lima tahun ke depan dirinya dan Paul Munster tak lagi berada di Indonesia, melainkan Eropa. Desiree memang terus menemani kekasihnya selama berkarier sebagai pelatih dan sudah ikut Paul Munster berpindah-pindah negara.

Mulai dari Swedia yang juga merupakan negara asalnya, hingga pelatih asal Irlandia Utara itu merantau ke India, Vanuatu, dan Indonesia. Adapun di Indonesia, Paul Munster telah memimpin Bhayangkara FC melakoni 20 laga Liga 1 yang tiga di antaranya musim ini.

Selama itu, klub berjulukan The Guardian ini meraih 10 kemenangan, delapan seri, dan dua kalah. Rataan golnya mencetak 1,6 dan kemasukan 1,1 gol per laga.*03

T
Penulis
Taufani Rahmanda