news
LIGA INTERNASIONAL
Buntut Pemukulan Neymar terhadap Pemain Marseille, Alvaro Gonzalez Diancam Pembunuhan
15 September 2020 10:46 WIB
berita
Neymar dan Alvaro Gonzalez melanjutkan perang kata-kata mereka di media sosial.
MARSEILLE – Neymar dan Alvaro Gonzalez melanjutkan perang kata-kata mereka di media sosial. Bahkan Gonzalez menerima ancaman pembunuhan setelah nomor telefon seluler (ponsel) bocor di internet.

Neymar tidak menyesal meninju wajah Alvaro Gonzalez setelah diduga melakukan insiden rasis. Peristiwa itu terjadi saat PSG ditekuk Marseille 1-0 pada laga pembuka Ligue 1, Minggu (13/9). 




Baca Juga :
- ‘PSG Sangat Menderita’, Neymar Kembali tapi Masalah Lain Muncul
- Terbukti Meludahi Bek Marseille, Angel Di Maria Dijatuhi Sanksi 4 Pertandingan


Pertandingan yang diwarnai tawuran antarpemain itu, berbuah 5 kartu merah (tiga untuk PSG dan dua Marseille). Termasuk dihadiahkan kepada Neymar setelah memukul bagian belakang kepada Gonzalez. 

Keributan itu diduga dipicu aksi bek Marseille, Alvaro Gonzalez, yang diduga mengucapkan kata-kata bernada rasis kepada Neymar Jr. Pemain asal Brasil itu tidak terima. Dia langsung memukul Alvaro Gonzalez dari belakang. Tindakan itu lantas memicu keributan di antara pemain kedua tim.


Baca Juga :
- "Kotoran Cina!" Tuduh Orang Lain Rasialis, Neymar Malah Bertindak Serupa terhadap Bek Marseille Asal Jepang
- Transaksi Sepatu Terbesar di Sepak Bola, dari Neymar, Messi, Ronaldo hingga Mbappe


Alvaro Gonzalez membantah melakukan rasisme. Namun, Neymar menjawab, bersikeras bahwa dia tidak menghormati pemain Marseille itu. Keduanya gencar melancarkan serangan.

Dampaknya, Alvaro Gonzalez mendapat ancaman pembunuhan setelah ada pihak yang membocorkan nomor pribadinya di internet. Hal itudisampaikan pihak Marseille dalam pernyataan resmi. 

“Alvaro Gonzalez bukan seorang rasis, seperti yang selalu ditunjukkan dalam perilaku sehari-hari sejak bergabung dengan klub, dan itu sudah dikonfirmasi oleh rekan-rekan setimnya. Klub akan tetap patuh dan bekerja sama dengan komite disiplin dalam investigasi,” bunyi pernyataan resmi OM, , Selasa (15/9/2020).

“Kontroversi ini sungguh serius dan sudah menimbulkan konsekuensi yang tidak main-main. Klub mengutuk bocornya nomor ponsel pribadi Alvaro Gonzalez dan keluarganya di media-media Brasil serta sosial media, yang menyebabkan serangan verbal, termasuk ancaman pembunuhan,” imbuh pernyataan itu.

Klub berjuluk Les Pocheens itu kembali menegaskan sikapnya terhadap tindakan rasisme. Marseille selalu menentang segala bentuk rasisme dan para pemain sudah diwajibkan untuk menjaga komitmen tersebut baik di dalam mau pun luar lapangan.

“Olympique Marseille adalah simbol dari anti-rasisme di kancah olahraga profesional Prancis, sesuai dengan sejarah klub serta Kota Marseille, di mana terdapat keragaman serta perjuangan melawan rasisme. Setiap pemain wajib mematuhi komitmen itu dalam keseharian, di dalam mau pun luar lapangan,” tutup pernyataan resmi klub.

Walau pernyataan resmi itu dirilis, nyatanya kontroversi masih terus terjadi di luar lapangan. Dimitri Payet di akun Instagram pribadinya menyunting wajah Neymar Jr dan menempelnya pada seekor anjing.*Suryansyah

news
Penulis
Suryansyah