news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Performa Kepa Arrizabalaga Musim Lalu Anjlok jika dibandingkan dengan 2018/19
14 September 2020 18:10 WIB
berita
Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga punya pencapaian yang sangat berbeda antara 2018/19 dan 2019/20 -Topskor.id/Grafis: Jupri Lubis
LONDON – Apakah ada kesempatan kedua bagi Kepa Arrizabalaga? Malam ini akan dilihat. Jika Frank Lampard menempatkan kiper asal Spanyol tersebut di bawah mistar saat lawan Brighton Albion, peluang untuk tetap menjadi kiper The Blues tetap terbuka.

Namun, jika dalam laga tersebut Lampard menempatkan Willy Caballero, berarti pula, pintu tampaknya sudah tertutup bagi Arrizabalaga.




Baca Juga :
- Calvert Lewin Cetak Hattrick, Trio Everton Makin Menakutkan
- Zidane soal Kepergian Bale ke Tottenham: Saya Tidak Berbicara dengannya


Kiper asal Spanyol tersebut memang menjadi perhatian besar setelah performanya yang tidak memuaskan di bawah mistar pada musim lalu.

Dalam 33 laga Liga Primer musim lalu, Arrizabalaga kemasukan 47 gol! Atau rata-rata satu dalam satu pertandingan mantan kiper Athletic Bilbao in kemasukan 1,47 gol.


Baca Juga :
- Siaran Langsung Liga Primer Mola TV: Arsenal vs West Ham, Minggu (20/9) Pukul 02.00 WIB
- Siaran Langsung Liga Primer NET TV dan Mola TV: Leeds United vs Fulham, Malam Ini Pukul 21.00 WIB


Rapor tersebut sangat berbeda dibandingkan dengan musim sebelumnya (2018/19). Ketika itu, Arrizabalaga tampil dalam 36 Laga Liga Primer dengan kemasukan 39 gol. Jumlah yang sebenarnya tidak terlalu bagus tentunya.

Meski demikian, rapor tersebut jauh lebih baik dibandingkan performanya musim lalu. Karena itu, jika Arrizabalaga mala mini memiliki peluang tampil lawan Brighton, tentu ini akan menjadi momentum baginya untuk mulai mengakhiri perdebatan.

“Saya akan tetap bertahan di Chelsea dan saya akan bertarung untuk mendapatkan posisi sebagai kiper utama,” kata Arrizabalaga, menjawab soal isu rencana dirinya akan dilepas serta rencana The Blues mencari kiper baru.

Sejak awal tahun ini, nama Kepa memang sudah terancam masuk dalam kemungkinan pemain yang akan dilepas. Chelsea tertarik dengan sejumlah kiper seperti penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak.

Lalu belakangan ada kiper Rennes yang kabarnya dalam proses bergabung. Sebelumnya juga ada nama kiper Ajax, Andre Onana.

Karier Arrizabalaga di Chelsea sejak bergabung memang memperlihatkan statistik yang mengkhawatirkan. Total, Arrizabalaga telah bermain dalam 69 pertandingan Liga Primer dengan kemasukan 86 gol.

Dengan rapor tersebut, rata-rata Arrizabalaga kemasukan 1, 25 gol per laga secara total dalam kariernya di kompetisi ini.

Performanya berada jauh di bawah Thibaut Courtois contohnya yang merupakan mantan kiper Chelsea. Penjaga gawang asal Belgia tersebut tampil dalam 126 laga di Liga Primer dengan kemasukan 121 gol, atau rata-rata 0,96 kemasukan per laga.

Sedangkan jika ukurannya per musim, performa Arrizabalaga pada 2019/20 lalu merupakan kiper terburuk kedua dalam sejarah penjaga gawang The Blues.

Yang terburuk adalah Frode Grodas pada 1996/97 yang tampil hanya dalam 20 laga namun kemasukan 30 gol atau 1,5 gol per laga.

Meski demikian, performanya pada 2018/19 justru yang paling terbaik dalam rata-rata kemasukan gol. Dia berada di urutan pertama sebagai kiper terbaik Chelsea pada 2018/19 itu.

Dengan 1,08 kemasukan per laga, dia melebihi Petr Cech pada musim terbaik kiper ini di Liga Primer yaitu pada 2011/12 saat kemasukan 39 gol dari 34 laga atau 1,15 gol per laga.

Karena itu, musim ini akan dilihat apakah pendukung Chelsea akan melihat Arrizabalaga yang hebat pada 2018/19 lalu atau malah harus kembali menyaksikan Arrizabalaga 2019/20.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat