news
LIGA INGGRIS
Preview Brigton vs Chelsea: Frank Lampard Harus Memberikan Kesan Pertama yang Positif
14 September 2020 16:02 WIB
berita
Adam Lallana (kiri) akan memperlihatkan kemampuannya dalam mengatur serangan saat menghadapi Chelsea, klub yang baru mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Kai Havertz, malam ini atau Selasa dini hari WIB -Topskor.id/Grafis: Jupri Lubis
BRIGHTON – Chelsea akan memulai aksi mereka di Liga Primer 2020/21 dengan tandang lawan Brighton Albion, Senin (14/9) atau Selasa dini hari WIB.

Ini akan menjadi kesan pertama bagi The Blues terkait pembenahan masif yang mereka lakukan untuk menghadapi persaingan 2020/21.




Baca Juga :
- Tinggalkan Stadion Saat Laga Masih Berlangsung, Bek Chelsea Ini Dimarahi Habis-Habisan oleh Frank Lampard di Depan Rekan-rekannya
- Hanya Bielsa yang Bisa Begini: Menurunkan Rodrigo sebagai Cadangan lalu Menariknya Lagi untuk Digantikan


Total ada 11 pemain dan enam di antaranya pemain yang sudah sangat dikenal di Eropa seperti Thiago Silva, Timo Werner, Hakim Ziyech, atau Kai Havertz.

Ini momen ketika Frank Lampard akan memperlihatkan mampukah dia menyatukan pemain baru tersebut sebagai sebuah kekuatan yang luar biasa.


Baca Juga :
- Keranjingan Beli Pemain Bertahan Menunjukkan Kelemahan Guardiola
- Mo Salah Penguasa Anfield, jika Hattrick lawan Arsenal, Total 100 Gol untuk Liverpool


Dari materi pemain The Blues di musim baru ini, klub asal London tersebut memiliki skuat yang “sangat sehat” dalam aspek produktivitas gol.

Pada pertnadingan ini akan dilihat bagaimana Werner tampil kali pertama dalam debutnya di Liga Primer. Mampukah dia mencetak gol pada pekan pertama ini.

Werner memiliki kecepatan dan insting yang tajam dalam melihat peluang. Dengan total 28 gol yang diciptakannya musim lalu ketika masih di Leipzig, penyerang timnas Jerman ini memang sosok yang dicari The Blues.

Lampard memanfaatkan berakhirnya sanksi tidak boleh membeli pemain ini dengan baik. Selain mesin gol, dia juga mendatangkan sejumlah pemain kreatif seperti Kai Havartz. Dengan kedua pemain ini, lini tengah dan The Blues kini tampak lengkap.

Mereka memiliki gelandang petarung yaitu N’Golo Kante dan pemain yang memiliki kemampuan dalam mengatur tempo, Jorginho.

Lampard kemungkinan akan memanfaatkan Mason Mount bersama Havertz dan Hudson Odoi. Ini merupakan formasi yang memberikan potensi kreativitas yang tinggi.

Dalam laga nanti, Werner akan menghadapi trio bek tengah Ben White, Lewis Dunk, dan Adam Webster. Khusus untuk Ben White, ini akan menjadi debutnya pula di Liga Primer, setelah musim lalu tampil bersama Leeds United dengan status pinjaman.

Menurut Liga Primer.com, White salah satu bek yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjaga pertahanan dan untuk kemudian memulai serangan lewat akurasi operanya yang akurat.

Persentase akurasi White mencapai 85 persen. Dia memberikan rata-rata 56 operan per laga, lalu memenangkan 2,8 duel per laga, dengan sukses 1,5 taclke per pertandigan. Yang menarik tentu aspek intercept mencapai 2,5 per laga.

Kemampuan Havertz bekerja sama dengan Mount serta Odoi di lini depan akan menjadi kunci bagi Chelsea dalam mendapatkan gol di laga ini.

Meski demikian, Brighton pun memiliki pemain baru yang justru sudah sangat berpengalaman di Liga Primer, Adam Lallana, yang bergabung dari Liverpool.

Dalam kariernya di Liga Primer, Lallana total mencetak 30 gol dan memberian 31 assist. Kehadiran Lallana di lini depan The Seaguls akan membuat tim asuhan Graham Potter ini lebih kreatif.

Potter sendiri optimistis bahwa kehadiran Lallana akan memberikan efek positif bagi Brighton. “Lallana pemain yang sangat dihormati di Liverpool karena dia memiliki kemampuan yang spesial. Kemampuan itu pula yang akan dia berikan untuk Brighton,” kata Potter lagi.

Karena itu, laga nanti akan menjadi ajang performa dua gelandang kreatif, Lallana dan Havertz. Meski demikian, keduanya tentu memiliki karakter yang berbeda. Lallana mengandalkan tempo dan serta penguasaan bola sedangkan Havertz jelas lebih energik dan dengan permainan yang langsung ke depan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat