news
FORMULA 1
Lewis Hamilton: Ini Seperti Tiga Kali Race dalam Sehari
13 September 2020 23:58 WIB
berita
Lewis Hamilton setelah memenangkan lomba GP Tuscan, Minggu (13/9) malam -Topskor.id/Twitter
TUSCAN – Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengekspresikan kegembiraannya dan ketakjubannya terkait race yang baru saja dia selesaikan.

GP Tuscani yang merupakan putaran kesembilan Formula 1 2020 ini memang berjalan luar biasa, khususnya setelah terjadi insiden tabrakan dan kecelakaan dua kali.




Baca Juga :
- Masa Depan Toto Wolf Bersama Mercedes Mulai Temui Titik Terang
- Damon Hill Mengklaim Ayrton Senna Membantunya Memenangkan Balapan F1 dari Balik Kubur


Situasi tersebut membuat balapan pun dua kali dihentikan. Namun, Hamilton berhasil memenangkan GP Tuscani ini sekaligus mencatat kemenangan GP ke-90 dalam kariernya di F1.

Dengan pencapaian tersebut, Hamilton pun mendekati rekor kemenangan milik legenda F1, Michael Schumacher yang sepanjang kariernya meraih 91 kemenangan dalam GP.


Baca Juga :
- Valtteri Bottas Jadi Jawara di GP Rusia, Lewis Hamilton Merana
- Hamilton Bingung Kena Penalti Lagi 10 Detik


“Semua ini cukup membingungkan. Ini seperti tiga kali lomba dalam satu hari dan ini hari yang sangat keras, khususnya setelah start yang sulit,” kata Hamilton, setelah race di Sirkuit Mugelo tersebut.

Hamilton menilai bahwa track sirkuit dengan beberapa tikungan yang tajam memang membuat lomba menjadi sangat menarik dan ketat. Apalagi, dia juga mendapatkan perlawanan dari rekan satu timnya, Valtteri Bottas.

“Ini sungguh sangat sulit, dan gila berada di sini lalu memenangkan GP yang ke-90 saya,” kata Hamilton lagi, menambahkan.

Sementara itu, Alex Albon, pembalap Red Bull yang berhasil meraih podium (peringkat ketiga) dalam kariernya di F1 pun mengaku sangat sulit mendiskripsikan race yang begitu panjang karena dua insiden tersebut.

Namun, tentu saja semua itu sepadan dengan hasil yang kini diraihnya. Albon mendispriksikan trek sirkuti serta situasi ketika dirinya harus mengambil berulang kali kesempatan untuk menyusul pembalap di depan.

“Kini saya bisa kembali bernapas, dan saya merasa senang berada di sini,” kata Albon, tersenyum.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat