news
BULUTANGKIS
Denmark Tolak WNI, PBSI Akui Indonesia Bisa Saja Batal Ikut Piala Thomas dan Uber 2020
11 September 2020 19:55 WIB
berita
JAKARTA – Pelatnas PP PBSI kini memang sedang menggelar Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 yang masih berlangsung di Pelatnas Cipayung.

Namun, ternyata keikutsertaan Indonesia dalam kejuaran beregu putra dan putri bulu tangkis dunia itu belum diputuskan.




Baca Juga :
- Turnamen Bulutangkis Seri Asia Mundur, PBSI Pertimbangkan Simulasi
- Selamat! Liliyana Natsir Dinobatkan sebagai Pebulu Tangkis Putri Terbaik dalam Satu Dekade oleh BWF


PBSI sejauh ini masih terus mengkaji keikutsertaan Indonesia pada ajang yang dijadwalkan digelar 3-11 Oktober di Aarhus, Denmark, itu.

“Sampai detik ini belum ada keputusan, tapi tidak tahu kalau nanti ada keputusan lain,” kata Sekjen PBSI Achmad Budiharto dikutip dari Antara, Jumat (11/9/2020).


Baca Juga :
- PBSI Tegaskan Tahun Ini Indonesia Masih Bisa Ikut Turnamen Bulu Tangkis, Targetnya di Negara Tetangga
- Indonesia Apresiasi Keputusan BWF Tunda Piala Thomas & Uber 2020


Kendati begitu, Budiharto mengatakan persiapan atlet bulu tangkis Indonesia menuju Piala Thomas dan Uber 2020 hingga saat ini masih terus berjalan.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan PBSI dalam memutuskan apakah mereka akan tetap berangkat atau tidak ke Piala Thomas dan Uber tahun ini di Denmark.

Pertama munculnya penolakan dari 58 negara, termasuk Denmark terhadap warga Indonesia yang akan berkunjung ke negara mereka. Penyebabnya karena kasus Covid-19 di Indonesia yang terus bertambah dan belum bisa dikendalikan.

Selain itu, dengan mundurnya enam negara, maka level kompetisi pun dinilai berkurang, tak se-kompetitif dan tak bergengsi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Enam negara yang menarik diri dari keikutsertaan di Piala Thomas dan Uber 2020 Taiwan, Thailand, Singapura, Hong Kong, Australia, dan Korea Selatan.

Maka itu, Budi mengaku tidak menutup kemungkinan jika Indonesia nantinya memutuskan ikut mundur dari turnamen tersebut.

Apalagi permohonan visa mereka juga hingga kini belum mendapat persetujuan dari pemerintah Denmark.

“Kami berangkat atas undangan BWF (Federasi Bulu Tangkis Internasional). Jadi BWF yang harus ‘solve the problem’. Kami sedang apply visa pun sampai saat ini belum oke,” ujarnya. “Jadi kemungkinan (mundur) pasti ada,” ucapnya.*05

 

Berikut Daftar Negara yang Melarang Masuk WNI

1. Cile

2. Peru

3. Ekuador

4. Paraguay

5. Uruguay

6. Kolombia

7. Trinidad dan Tobago

8. Papua Nugini

9. Korea Utara

10. Selandia Baru

11. Mongolia

12. Italia

13. Spanyol

14. Portugal

15. Bhutan

16. India

17. Siprus

18. Uni Emirat Arab

19. Oman

20. Palestina

21. Rusia

22. Rumania

23. Republik Moldova

24. Serbia

25. Montenegro

26. Bosnia Herzegovina

27. Ukraina

28. Georgia

29. Kazakhstan

30. Denmark

31. Finlandia

32. Estonia

33. Latvia

34. Lithuania

35. Ceko

36. Hongaria

37. Polandia

38. Slowakia

39. Amerika Serikat

40. Kanada

41. Bahamas

42. Belize

43. Norwegia

44. El Salvador

45. Guatemala

46. Honduras

47. Jamaika

48. Kosta Rika

49. Panama

50. Malaysia

51. Afrika Selatan

52. Sierra Leone

53. Djibouti

54. Iran

55. Azerbaijan

56. Bangladesh

57. Sri Lanka

58. Maladewa

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id