news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Dalam Poling Vinicius Mengalahkan Hazard, Statistik Keduanya Nyaris Sama
10 September 2020 20:21 WIB
berita
Vinicius Junior (kiri) dan Eden Hazard dalam statistik musim lalu di La Liga -Topskor.id/Grafis: Mad Yono
MADRID – La Liga 2020/21 akan kembali bergulir. Real Madrid akan mencoba mempertahankan gelar La Liga musim lalu (2019/20) dimulai dengan tandang ke Stadion Anoeta, menghadapi Real Sociedad.

Jika ada satu situasi yang tidak berubah di Los Merengues, tiada lain adalah posisi penyerang sayap kiri. Antara Eden Hazard dan Vinicius Junior.




Baca Juga :
- Jarang Dapat Bola lawan Villarreal, Tanda-Tanda Peran Lionel Messi Mulai Dikurangi
- Musim Ini, Sergio Ramos Bisa Patahkan Rekor Gol Morientes, Zamorano, Ronaldo Nazario, dan Gareth Bale


Musim lalu, persaingan tersebut tidak tajam namun musim ini tentu berbeda situasinya. Vinicius contohnya, sudah memberikan pesan ketika dirinya tidak mengerti mengapa tidak diturunkan dalam laga kedua Liga Champions menghadapi Manchester City.

Ketika itu, Zinedine Zidane memilih Eden Hazard. Padahal, Vinicius tampil mengesankan di Liga Champions di posisi tersebut.


Baca Juga :
- Lionel Messi Ukir Rekor Gol di La Liga, 17 Musim Beruntun
- "Memalukan!" Abang Lionel Messi dan Carles Puyol Ikut Mengecam VAR yang Bantu Memenangkan Real Madrid atas Real Betis


Karena itu, pilihan antara Vinicius atau Hazard menjadi salah satu topik yang menarik dari wajah Madrid pada 2020/21 ini.

Harian Spanyol, as.com, pun melempar poling dengan pertanyaan “Jika Anda Zidane, siapa yang akan Anda pilih antara Vinicius dan Hazard?”

Hingga Rabu (9/9) lalu, total hampir 30 ribu users memberikan jawban (tepatnya 29.494 responden) terhadap poling interaktif ini.

Hasilnya mengejutkan. Dari pertanyaan tersebut, 78,62 persen atau 23.186 memilih Vinicius sebagai starter di sayap kiri Madrid sedangkan hanya 21,38 persen (6.308) yang memilih Hazard.

Mungkin saja, Zidane dapat menjadikan pilihan dalam polling tersebut sebagai acuan dalam memilih antara Vinicius dan Hazard.

Bagi Hazard, musim pertamanya di Madrid memang berjalan tidak ideal. Bintang timnas Belgia ini datang ke Valdebebas (Madrid) justru lebih banyak menarik perhatian karena berat tubuhnya yang terlihat tidak ideal (kegemukan).

Setelah itu, Hazard pun harus berkompromi dengan cedera yang dialaminya. Cedera yang dialami ketika menghadapi Paris Saint Germain (PSG) pada Desember lalu, memengaruhi peluangnya untuk tampil sebagai starter.

Sebaliknya, Vinicius terus berupaya mendapatkan tempatnya. Apalagi, dia mendapatkan dukungan seperti saran dari para seniornya yang juga asal Brasil seperti Marcelo dan Carlos Casemiro.

Musim lalu, keduanya memang memiliki perbedaan. Hazard karena semua kesulitan dan ketidakberuntungannya, hanya tampil dalam 16 laga La Liga. Sedangkan Vinicius tampil dalam 29 pertandingan.

Vinicius mencetak tiga gol dan memberikan 1 assist di La Liga sedangkan Hazard menorehkan 1 gol dan 3 assist. Ini siutasi yang berkebalikan. Jika Vincius lebih tajam namun Hazard unggul dalam assist.

Momen buruk Vinicius salah satunya pada November 2019 lalu. Ketika itu, Madrid menjamu Galatasaray dalam laga keempat penyisihan grup Liga Champions.

Pada pertandingan tersebut, Vinicius hanya duduk di bangku cadangan pemain. Dia menyaksikan dari sana rekan setimnya, Rodrygo mencetak hattrick. Vinicius tidak diturunkan dalam laga tersebut.

Zidane pelatih yang memiliki ukuran tersendiri. Dia menempatkan Vinicius di bangku cadangan sebagai hukuman. Zidane kesal kepada pemain ini karena tugasnya dalam aspek bertahan saat lawan Real Betis tidak dijalankannya dengan baik.

Dalam pertandingan tersebut, Madrid kalah dari Betis. Zidane telah memperingatkan Vinicius dengan menempatkannya di bangku cadangan saat lawan Galatasaray.

Namun, sejak itulah, Vincius selalu mencoba memberikan reaksi yang positif kepada pelatihnya. Kini, persaingan dengan Hazard akan kembali dimulai.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat